Sebuah serangan pesawat tak berawak di dekat perbatasan Afghanistan-Pakistan mengakibatkan dua orang meninggal.Ini menjadi serangan drone pertama era pemerintahan Trump.
Dua orang yang sedang mengendarai sepeda motor di Kurram Agency yang terletak di utara Provinsi Pakistan tewas karena serangan rudal.
“Sebuah rudal pesawat tak berawak menghantam sepeda motor yang terbakar dan kemudian meledak,” kata Haji Zamin Hussain, seorang tetua masyarakat setempat.
Kurram Agency dianggap sebagai wilayah yang menjadi tempat perlindungan bagi Taliban dan Al Qaeda. Kedutaan Besar Republik Islam Pakistan di Washington DC tidak bisa dihubungi untuk memberikan komentar atau konfirmasi mengenai serangan ini
Trump sepertinya akan melanjutkan strategi Obama dengan menggunakan serangan drone untuk memburu target mereka. Menurut laporan dari Biro Investigasi Jurnalisme Di bawah pemerintahan Barack Obama, total 563 serangan dilakukan yang mengakibatkan kematian sekitar 384-807 warga sipil di Pakistan, Somalia dan Yaman
Tetapi Gedung Putih bersikeras bahwa serangan dilakukan tepat dan membunuh target teroris dan tidak mengakibatkan banyak korban sipil. Meskipun kemudian Pemerintahan Obama mengakui bahwa ada korban sipil yang diperkirakan mencapai 64-116 orang,
Trump mengatakan dalam sebuah wawancara 2 Desember 2016, pada Fox and Friends, “Aku akan terus memberikan neraka pada ISIS.”
Saat ditanya tentang Trump kemudian ditanya tentang korban sipil ia berkata, “Saya akan melakukan yang terbaik yang mutlak” untuk membatasi kematian noncombatant, sebelum tiba-tiba menyela, “hal lain jika Anda harus mengambil keluarga mereka,” mengacu pada keluarga terduga teroris.
Baca juga:

