USS Carl Vinson Kangkangi Laut China Selatan, Sebuah Pesan Yang Makin Jelas
Suasana deck USS Carl Vinson

USS Carl Vinson Kangkangi Laut China Selatan, Sebuah Pesan Yang Makin Jelas

Kapal induk USS  Carl Vinson milik Angkatan Laut Amerika saat ini sedang  mengangkangi jalur air utama di Laut China Selatan antara Taiwan dan China sebagai bagian dari misi Armada Ketiga. Misi ini semakin jelas menunjukkan pesan untuk China.

Armada Ketiga sebenarnya telah berpatroli di wilayah Pasifik sejak akhir Perang Dunia II,namun selama ini mereka lebih banyak berlayar di Pasifik Timur dan Utara. Sedangkan saat ini Global Times, surat kabar Chinya menyebut Armada Ketiga Amerika saat ini meningkatkan aktivitas di keterlibatan di Laut China Selatan.

Berbicara dari kapal induk  Carl Vinson Laksamana James Kilby, Komandan Kelompok Tempur mengatakan kepada San Diego Tribune menyatakan mereka melakukan misi dengan sangat baik.”Saya tidak bisa lebih bangga dengan pelaut dalam kelompok aksi mogok ini dan apa yang mereka lakukan.”

“Kami terus menyebarkan sini dan mencoba untuk mengirim pesan ke teman-teman dan sekutu bahwa kita di sini , kami memberikan keamanan. Kami menyediakan kehadiran. Kami ingin bekerja dengan mereka dalam latihan dan kami pasti melakukan hal itu pada penyebaran kami, “kata Kilby.

Mengawal USS Vinson adalah kapal penjelajah kelas  Ticonderoga USS Lake Champlain, bersama dengan dua destroyer  Wayne E. Meyer dan Michael Murphy.

The National Journal melaporkan bahwa misi Carl Vinson dan kapal pengawalnya saat ini adalah pergeseran jelas dari kebijakan Amerika terkait China. Sebelumnya pada era Barack Obama, Amerika masih menempatkan dalam posisi de-eskalasi dan akomodasi terhadap Beijing.

Sementara era Trump kebijakan berubah dengan bersikap keras dan menantang secara langsung aktivitas dan agresivitas China di Laut China Selatan.

Baca juga:

Apa Yang Terjadi Jika Kapal Induk USS Carl Vinson dan Liaoning Bertempur