Kremlin berusaha menunjukkan bahwa serangan di jembatan Krimea tidak begitu serius. Dan jalur kehidupan penting dari daratan Rusia ke Semenanjung Krimea yang dianeksasi pada 2014 tersebut akan tetap normal.
Dengan segera jalur lalu lintas di jembatan itu dipulihkan. Perbaikan cepat juga dilakukan. Semua adalah upaya keras untuk menunjukkan kebakaran tidak memberi efek yang berarti.
Kerusakan fisik memang dapat dipulihkan. Tetapi masalahnya kerusakan pada prestise Rusia dan citra Vladimir Putin tidak akan mudah diperbaiki.
Ini adalah jembatannya yang dibangun dengan dana hampir US$4 miliar. Jembatan ini adalah symbol pernikahan yang menyatukan Rusia dan Ukraina,
Atau setidaknya wilayah yang secara hukum masih menjadi milik Ukraina. Penting tidak hanya untuk upaya perang Putin tetapi juga obsesinya untuk membawa Ukraina kembali di bawah kendali Rusia.
Pidato Putin pada 21 Februari kepada rakyat Rusia yang disampaikan tepat sebelum ia memerintahkan invasi ke Ukraina, mengungkapkan pandangannya tentang sejarah. Dia menegaskan Ukraina bukanlah negara yang benar-benar merdeka, Ukraina bukan hanya negara tetangga bagi Rusia. Ukraina adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari sejarah, budaya, dan ruang spiritual Rusia itu sendiri.
Selama bertahun-tahun ia terpaku pada Peter the Great. Tsar Rusia yang mendirikan St. Petersburg, kota tempat Putin dilahirkan dan dibesarkan.
Simak selengkapnya dalam tayangan berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=rq7YrIScbmE

