Rusia mengklaim mereka menghancurkan dua Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi atau HIMARS yang disediakan Amerika untuk Ukraina. Kyiv pun menyebutnya sebagai berita bohong.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan rudal berbasis presisi tinggi berbasis udara mereka menghancurkan 2 HIMARS dan 2 depot amunisi di dekat Malotaranovka di wilayah Donetsk.
Rusia juga merilis video yanag mereka sebut sebagai bukti. Video pertama menunjukkan pesawat Rusia menembakkan apa yang tampak seperti rudal ke sasaran di darat. Video kemudian menunjukkan gumpalan asap di sepanjang area pepohonan yang terlihat melalui pencitraan inframerah.
Video infra merah lainnya menunjukkan semacam rudal yang menyerang area dekat area industri atau pertanian yang juga diikuti oleh gumpalan asap. Kemudian apa yang tampak seperti video drone tentang momen tumbukan di area berjajar pohon yang berbeda. Namun video itu sama sekali tidak menunjukkan secara jelas apakah HIMARS yang terkena.
Staf Umum Ukraina menanggapi klaim tersebut sebagai berita palsu. Melalui akun Twitternya mereka mengatakan Rusia secara aktif menyebarkan laporan palsu tentang dugaan penghancuran sistem artileri HIMARS. Ukraina menekankan bahwa kabar itu tidak sesuai dengan kenyataan dan tidak lebih dari berita palsu Rusia lainnya.
Simak selengkapnya dalam tayangan berikut:

