For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Trump Serius Ingin Beli Greenland

Greenland

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah membahas prospek pembelian Greenland, pulau terbesar di dunia. Bahka  The Wall Street Journal melaporkan hal itu telah dibahas dalam beberapa kesempatan.

Journal, mengutip orang-orang yang akrab dengan pembicaraan, mengatakan Trump telah “berulang kali menyatakan minat” untuk membeli Greenland dengan “berbagai tingkat keseriusan.”

Greenland, yang merupakan wilayah otonom Kerajaan Denmark, berada di antara Atlantik Utara dan samudra Arktik dan memiliki populasi sekitar 56.000. Pemerintahnya memiliki wewenang atas masalah-masalah lokal, sementara Denmark menangani masalah yang berkaitan dengan kebijakan luar negeri.

Dengan Arktik semakin penting dalam diskusi tentang keamanan nasional, Greenland berada di lokasi geopolitik yang vital. Greenland juga menjadi pusat diskusi tentang krisis iklim dunia.

The Journal melaporkan Trump telah berdiskusi dengan para penasihat tentang gagasan membeli Greenland, mempertanyakan apakah itu layak, dan meminta penasihat Gedung Putih Pat Cipollone untuk menyelidiki topik tersebut.

Beberapa penasihat menanggapi dengan antusias minat Trump untuk membeli Greenland, yang merupakan situs pangkalan paling utara militer Amerika (Pangkalan Udara Thule), sementara yang lain tampaknya mengejek gagasan itu.

Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri Amerika tidak segera menanggapi permintaan komentar. The Journal juga mengatakan mereka melakukan penyelidikan dengan pemerintah Denmark dan tidak menerima tanggapan.

Trump direncankan untuk melakukan kunjungan presiden pertamanya ke Denmark pada bulan September, meskipun laporan itu mengatakan perjalanan itu “tidak terkait” dengan ambisi presiden untuk membeli Denmark.

Amerika telah membeli wilayah dari negara lain di masa lalu, termasuk Alaska dari Rusia pada tahun 1867.

Jika laporan The Journal akurat, Trump juga bukan presiden pertama yang menyatakan minat untuk mengakuisisi Greenland. Tidak lama setelah Perang Dunia II, mantan Presiden Harry Truman pada tahun 1946 menawarkan emas senilai US$ 100 juta untuk membeli Greenland, tetapi Denmark untuk menjual. Pada saat itu, Truman, pemimpin militer, dan anggota Kongres melihat Greenland sebagai lokasi geopolitik yang penting dan kebutuhan militer.

Facebook Comments