For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Bagaimana Lockheed Martin Bisa Mendapatkan Teknologi Yak-141 Soviet?

Yak-141

Lockheed Martin harus berterimakasih pada Uni Soviet karena tanpa negara tersebut mereka akhirnya bisa mendapatkan jalan lebih mudah untuk membangun jet tempur F-35B.  Kemampuannya untuk lepas landas dan mendarat secara vertikal membuat jet tempur ini membutuhkan teknologi rumit. Dari Soviet teknologi ini didapat oleh Lockheed, tepatnya dari pesawat Yak-141.

Lalu bagaimana perusahaan Amerika ini justru bisa mendapatkan teknologi yang dibangun oleh negara pesaingnya?

Sebagai bagian dari ekspansi besar-besaran Angkatan Laut Soviet di bawah Laksamana Gorshkov, pada tahun 1975 Yakovlev diperintahkan untuk mengembangkan pesawat yang sangat serbaguna.

Memiliki kemampuan gabungan yang belum pernah terjadi sebelumnya kecepatan supersonik, kemampuan take-off dan landing vertikal dan jangkauan panjang, peran utamanya akan bergabung dengan Angkatan Laut Soviet. Pesawat tidak hanya akan beroperasi dari kapal induk, tetapi juga dari platform beroda yang bisa ditempatkan di seluruh negeri.

F-35B

Desainer Yakovlev membuang konfigurasi mesin ganda yang populer kala itu, seperti pada Yak-38 dan Sea Harrier. Sebaliknya mereka menciptakan tata letak dengan mesin tunggal, yang bisa berubah 95 derajat ke bawah dengan dua tambahan mesin dorong vertikal, terletak di tengah-tengah badan pesawat, tepat di belakang pusat gravitasi. Ini akan diaktifkan hanya selama take-off vertikal, landing vertikal dan melayang. Para insinyur harus meregangkan tubuh pesawat untuk stabilitas aerodinamis. ”

Pada tahun 1977 pesawat mendapat lampu hijau untuk pembangunan penuh. Dengan Maret 1987 datang penerbangan pertama dan hover pertama dilakukan pada Desember 1989.

Selama April 1991 uji coba Andrei Sintsyn menetapkan 12 rekor dunia untuk lepas landas vertikal dan pendaratan pesawat yang diakui oleh FAI.

Tapi masalah datang dan menurunkan keyakinan terhadap pesawat ini. Pada tanggal 5 Oktober 1991, sebuah prototipe pesawat jatuh saat mencoba mendarat di kapal induk. Kemudian datang krisis dana menyusul pembubaran Uni Soviet. Ini berarti bahwa Yakovlev sekarang sendiri dan butuh dana dari pihak lain.

NEXT: LOCKHEED DATANG

Facebook Comments