For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Pertempuran Kursk, Duel Tank Terbesar dalam Sejarah

Pertempuran Kursk/TASS

Tentara Merah Uni Soviet pada 23 Agustus 1943 berhasil mengalahkan tentara Nazi setelah lebih dari satu bulan terlibat dalam pertempuran brutal yang dikenal sebagai Pertempuran Kursk.

Selama serangan musim dingin Tentara Merah dan serangan balik pasukan Nazi di timur Ukraina, muncul wilayah tonjolan ke arah barat sejauh 150 kilometer dan lebar 200 kilometer – biasanya disebut sebagai Kursk Bulge.

Komando militer Nazi Jerman memilihnya sebagai tempat untuk operasi strategis utama selama musim panas tahun 1943. Operasi yang direncanakan dan disetujui pada bulan April 1943 memiliki sandi Citadel.

Tank Soviet dalam Pertempuran Kursk /TASS

Pasukan siap tempur terbaik dipilih untuk serangan strategis. Pasukan Nazi di daerah itu berjumlah 900.000 orang, sekitar 10.000 senjata dan mortir, 2.245 tank dan self-propelled gun mount, serta 1.781 pesawat.

Pada saat Pertempuran Kursk dimulai pasukan Tentara Merah di daerah tersebut (Central, Voronezh dan Stepnoi) berjumlah 1,9 juta orang, lebih dari 26.000 senjata dan mortir, lebih dari 4.900 tank dan self-propelled gun mount dan sekitar 2.900 pesawat. Pasukan  Central Front di bawah Jenderal Konstantin Rokossovsky berada di sisi utara Kursk Buldge dan Front Voronezh di bawah Jenderal Vatutin, sisi selatan.

Konvoi pasukan Nazi yang diserang pesawat Soviet/TASS

Jalannya pertempuran

Pada tanggal 5 Juli 1943 pasukan Nazi meluncurkan serangan yang menjepit Kursk dari daerah Oryol dan Belgorod. Pada tanggal 12 Juli, sebuah ladang luas dekat desa Prokhorovka menjadi arena pertempuran tank terbesar sejarah. Sebanyak 1.200 tank dan artileri self-propelled mengambil bagian secara bersamaan di kedua sisi.

Dalam bentrokan ini Nazi kehilangan hingga 400 tank dan Gun self-propelled dan terus bertahan. Pada 16 Juli mulai menarik kembali. Pada 12 Juli, fase kedua Pertempuran Kursk dimulai. Tentara Merah memulai serangan balik strategis terhadap Oryol (12 Juli-18 Agustus) dan Belgorod-Kharkov (3-23 Agustus).

Pada tanggal 5 Agustus, sebagai hasil dari operasi yang diberi nama sandi Kutuzov dan Rumyantsev, pasukan Uni Soviet mengusir Nazi keluar dari Oryol dan Belgorod, dan pada 23 Agustus, keluar dari Kharkov.

Tentara Nazi duduk di samping senjata artilerinya/TASS

Tentara Merah bergerak 140 kilometer selatan dan barat daya untuk mendapatkan posisi menguntungkan untuk membebaskan bank kiri Ukraina dan mendekati Dnieper. Komando Nazi kehilangan inisiatif strategis dan harus terus bertahan di sepanjang garis depan.

Salah satu pertempuran terbesar dalam sejarah Perang Dunia II ini melibatkan kekuatan di kedua pihak dengan lebih dari 4 juta orang, 70.000 senjata dan mortir, lebih dari 13.000 tank dan senjata self-propelled dan 12.000 pesawat tempur.

Kendaraan Nazi rusak akibat pertempuran/TASS

Dalam Pertempuran Kursk, Tentara Merah mengalahkan 30 divisi Nazi (termasuk tujuh divisi lapis baja). Sebanyak 500.000 pasukan Nazi terbunuh, terluka dan ditawan. Namun korban di pihak Uni Soviet lebih besar dengan dari 860.000 orang, termasuk 255.000 orang tewas dan hilang dalam aksi.

Facebook Comments