For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Mistral, Kemampuannya Sempat Membuat Rusia Kepincut Berat

Kelas mistral merupakan Landing Helicopter Dock (LHD) Angkatan Laut Prancis yang memberikan kemampuan serangan amfibi yang sangat kuat, transportasi pasukan dan kemampuan bantuan kemanusiaan. Kapal ini memiliki panjang 200 m dan menggusur bobot 21.000 ton.

Prancis mulai mengembangkan kapal kelas ini pada tahun 1997 sejalan dengan National Concept for Amphibious Operations. Kapal pertama dirancang oleh General Delegation for Armaments and French naval defense and energy group DCNS. Beberapa kontraktor asing juga terlibat dalam program ini.

Kapal ini bisa membawa 16 helikopter menengah (seukuran NH-90) dalam penyebaran standar meskipun angka ini dapat meningkat menjadi 24 dengan campuran helikopter serang menengah atau 35 helikopter ringan.

Helikopter besar ini memungkinkan untuk bertindak sebagai andalan untuk misi ASW. Memiliki kargo besar yang digunakan untuk membawa tank, pengangkut personel lapis baja, truk dan howitzer. Sekitar 800 tentara dapat diangkut kapal untuk transportasi darat disediakan oleh LCM (Landing Craft Mechanized) dan AAV (Amphibious Assault Vehicles).

Untuk self-defense  kapal perang besar ini membawa sejumlah besar pasukan, helikopter dan kendaraan militer sangat penting. Tapi agak kurang dalam kategori ini (dibandingkan dengan pertahanan berat pada LHD USN).

Kapal ini membawa senjata 2x30mm untuk pertahanan dari berbagai ancaman permukaan kecil dan 2 peluncur Simbad yang membawa 2 SAM dipandu IR mulai rentang empat rentang km.

Setiap kapal kelas Mistral memiliki ruang pusat  komando dan kontrol seluas 850 meter untuk mengkoordinasikan berbagai operasi militer skala apapun, termasuk misi terpisah. Pusat-pusat komando dapat menampung hingga 200 spesialis. Kapal ini juga memiliki rumah sakit untuk 69 pasien dan tempat tidur tambahan, serta dua unit bedah dan ruang radiografi.

Selama konflik Libya, kapal ini terbukti kegunaan dan fleksibilitasnya ketika melakukan beberapa serangan dan transportasi helikopter. Serangan helikopter yang digunakan untuk melakukan serangan presisi dengan mudah karena mereka dikerahkan pada operator yang aman ini.

Kapal kelas Mistral dirakit di bagian modular dan sesuai dengan standar pembuatan kapal sipil. Hal ini akan mengurangi biaya konstruksi dan memungkinkan mereka yang akan diluncurkan dalam waktu yang lebih singkat. Masa konstruksi maksimum tidak melebihi 34 bulan.

Reputasinya membuat Rusia kemudian kepincut berat hingga akhirnya memesan dua LHD ini. Tetapi kemudian gagal dikirimkan setelah ketegangan Rusia dengan NATO terkait Ukraina. Dua kapal akhirnya dibeli Mesir.

Facebook Comments