For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Masjid Al Aqsa dan Katedral Notre Dame Paris Terbakar Hampir Bersamaan

Masjid Al Aqsha di Jerusalem terbakar pada Senin 15 April 2019 waktu setempat. Sementara pada hari yang sama, Katedral Notre Dame di Paris juga terbakar

Kebakaran di Masjid Al Aqsa walau tidak menyebabkan kerusakan para namun membahayakan bagian situs ibadah yang berusia lebih dari 2.000 tahun itu.

Di Al Aqsha, api muncul dari kamar penjaga di luar ruangan shalat al-Marwani pada Senin petang, menurut pernyataan Departemen Wakaf Islam masjid tersebut. Menurut media The New Arab, seorang penjaga melaporkan sempat ada kesenjangan rotasi penjagaan antara pukul 19.15 dan 19.30 waktu setempat.

Departemen Wakaf memuji aksi cepat tanggap yang diperlihatkan oleh para petugas pemadam kebakaran, yang dengan cepat menguasai api.

Kemunculan api tampaknya disebabkan oleh anak-anak yang sedang bermain-main. Melalui pernyataan, Departemen Wakaf meminta jamaah “yang tinggal di sekitar masjid dan Kota Lama untuk mendidik anak-anaknya agar tidak bermain-main dengan api, terutama di dalam masjid Al Aqsha.”

Kepolisian Israel mengatakan kepada Al Araby bahwa mereka mulai melakukan penyelidikan atas kebakaran tersebut. Israel telah memerintah seluruh kota itu sejak 1967, yaitu ketika Israel menyita kota tersebut dari Jordania.

Amerika Serikat baru-baru ini menerima klaim Israel bahwa Jerusalem adalah ibu kotanya. Langkah pengakuan AS atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel itu diikuti oleh beberapa negara namun sebagian besar negara berpegang teguh pada resolusi-resolusi Perserikatan Bangsa-bangsa, yang mengecam pencaplokan wilayah Palestina itu oleh Israel.

Sebelumnya, dalam hari yang sama kebakaran besar juga melanda katedral Notre-Dame pada Senin waktu setempat, menghancurkan atapnya yang menjadi salah satu simbol bersejarah bagi Paris, dan dalam gemuruh api, para petugas pemadam berjuang mencegah agar menara lonceng utama tidak runtuh.

Api yang mulai berkobar pada petang dengan cepat mencapai atap bangunan katedral yang sudah berabad-abad, menelan menara yang runtuh, dan dengan cepat juga diikuti oleh seluruh atapnya.

Warga Paris dan wisatawan yang tertegun tidak percaya menatap menara api. Ribuan orang berjajar di jembatan di atas sungai Seine dan bantarannya, dari jarak yang dibatasi oleh tali pembatas polisi.

“Kami belum bisa memastikan apakah bisa menghentikan kebakaran yang merembet ke menara lonceng,” kata seorang petugas pemadam.

Para pemimpin dunia menyampaikan keterkejutan mereka dan mengirimkan ungkapan belasungkawa kepada rakyat Prancis. Presiden Prancis, Emmanuel Macron bahwa seluruh bangsa sedang berduka.

“Seperti seluruh anak bangsa, malam ini saya berduka menyaksikan bagian dari kami terbakar,” cuitnya di Twitter.

Facebook Comments