For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Israel Gunakan Rudal Terbaru untuk Gempur Suriah

Angkatan Udara Israel dilaporkan menggunakan rudal udara ke permukaan supersonik Rampage untuk serangan udara baru-baru ini terhadap posisi militer Suriah. Rampage merupakan rudal terbaru yang dibangun Israel

Israel dilaporkan telah melakukan sejumlah serangan di lokasi sekitar Masyaf pada Sabtu 13 April 2019 dini hari. Perusahaan analisis citra satelit ImageSat International mengkonfirmasi bahwa Israel menargetkan pangkalan itu di Masyaf.

Berdasarkan citra satelit, hanggar besar dan tiga bangunan di dekatnya hancur dalam serangan terhadap fasilitas dekat kota Masyaf di provinsi Hama barat tersebut.

Beberapa sumber, termasuk seorang analis militer Babak Taghvaee,  melaporkan bahwa Angkatan Udara Israel kemungkinan untuk pertama kalinya menggunakan rudal supersonik terbarunya, yang disebut Rampage. Sebuah rudal udara ke permukaan supersonik baru yang dirancang untuk penghancuran target berkualitas tinggi yang dikembangkan oleh Israel Aerospace Industries (IAI) dan Military Industry Systems (IMI).

Rudal baru ini adalah rudal supersonik jarak jauh dengan akurasi tinggi menggunakan mesin roket, dan navigasi canggih yang memungkinkan penargetan presisi dengan biaya misi yang sangat rendah dibandingkan dengan solusi yang ada.

Dini, Boaz Levy, General Manager and Executive Vice President of Rockets and Space Group IAF mengatakan kepada Jane bahwa: Rampage adalah rudal dengan kemampuan serang 100 km di segala cuaca baik siang maupun malam.

Di antara fitur rudal adalah kemampuannya untuk mengontrol dan memantau tingkat pecahan peluru, yang akan membuat serangannya  akurat dan dengan jaminan kerusakan minimum.

Rudal itu disesuaikan dengan semua platform jet tempur angkatan udara Israel yakni F-15, F-16 dan F-35 dan bisa digunakan untuk melawan baterai anti-pesawat, markas musuh, penyimpanan persenjataan, dan pangkalan logistik.

Facebook Comments