For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Kapal Perang dan Jet F-35B Amerika Berkeliaran di Laut China Selatan

US Navy

Kapal AS dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam latihan angkatan laut Balikatan antara Filipina dan Amerika Serikat, yang akan melibatkan sekitar 4.000 tentara Filipina dan 3.500 tentara AS, serta sekelompok kecil prajurit Australia.

Kapal serbu amfibi USS Wasp milik Angkatan Laut Amerika dengan membawa 10 jet tempur F-35B tengah berkeliaran di Laut China Selatan. Jumlah pesawat yang dibawa jauh lebih banyak dari biasanya.

Business Insider melaporkan kapal mulai berlayar di kawasan yang dikonflikkan tersebut pada Selasa 2 April 2019.

US Navy

“Pasukan Amerika dan Filipina akan melakukan operasi amfibi, latihan menembak, operasi perkotaan, operasi penerbangan, dan respons kontraterorisme,” kata Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip Business Insider.

USS Wasp dan pesawat tempur siluman tersebut akan berpartisipasi dalam latihan Balikatan untuk pertama kalinya dan dimaksudkan untuk meningkatkan latihan, yang dilakukan di dekat wilayah yang disengketakan di Laut China Selatan.

US Navy

Selain setidaknya 10 F-35, USS Wasp dilaporkan juga membawa empat pesawat tilt-rotor MV-22 Osprey dan dua helikopter MH-60S Seahawk. Biasanya, konfigurasi yang sering digunakan pesawat tempur yang dibawa lebih sedikit dibandingkan dengan sayap putar.

Menyebarkan dengan lebih banyak F-35 dari biasanya bisa menjadi langkah pertama untuk secara penuh mengoperasikan kapal amfibi kelas Wasp sebagai kapal yang dikenal sebagai “Lightning carrier”, suatu pendekatan yang secara teoritis dapat meningkatkan tidak hanya ukuran kekuatan kapal tetapi daya tembaknya.

US Navy

Konsepnya bukan tanpa preseden. Selama invasi pimpinan Amerika  ke Irak pada tahun 2003, kapal-kapal serbu amfibi berlayar dengan hingga 20 AV-8B Harrier hingga disebut sebagai “Harrier Carrier.”

War Zone mengatakan kapal serbu amfibi kelas America yang merupakan penerus kelas Wasp  dapat membawa 16 hingga 20 F-35 dalam konfigurasi “Lightning Carrier.”

Konsep light-carrier dapat melihat lebih banyak F-35 yang melakukan operasi maritim, memberikan peningkatan besar dalam daya tembak. Ini bisa terbukti bermanfaat jika Angkatan Laut Amerika terus maju dengan rencana untuk menghancurkan kapal induk kelas Nimitz karena ia bertaruh besar pada kapal induk kelas Ford dan platform tempur masa depan lainnya.

Facebook Comments