For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

USAF Kembali Hentikan Pengiriman KC-46A Pegasus

KC-46

Angkatan Udara Amerika kembali menghentikan pengiriman pesawat tanker KC-46A Pegasus dari Boeing setelah tetap ditempukan puing-puing kompartemen tertutup. Ini adalah penghentikan kedua dalam waktu kurang dari satu bulan terakhir.

Penghentian ini adalah masalah terbaru yang mengganggu program senilai US$ 44 miliar untuk membangun armada tanker terbang Amerika pertama sejak KC-10A Extender pada tahun 1981.

“Kami benar-benar berhenti lagi,” kata Wilson Selasa di sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat. Wilson mengatakan Angkatan Udara menemukan puing-puing benda asing di kompartemen tertutup pesawat.

Kemungkinan besar puing itu adalah sampah yang ditinggalkan oleh para pekerja yang menurut Wilson menunjukkan masalah “disiplin manufaktur” di jalur perakitan.

“Jika Anda menjatuhkan kunci pas, Anda harus menemukan kunci pas itu,” katanya sebagaimana dilaporkan Bloomberg Rabu 3 April 2019. “Anda harus membersihkan permukaan sehingga Anda tidak memiliki potongan aluminium yang seiring berjalannya waktu bisa menyebabkan masalah serius.”

Penghentian pengiriman terakhir diminta setelah Angkatan Udara membuka beberapa kompartemen tertutup, seperti sayap bagian dalam, dan menemukan masalah tersebut.

Keputusan untuk menghentikan penerimaan kapal tanker itu dibuat pada 23 Maret 2019, juru bicara Angkatan Udara Ann Stefanek mengatakan dalam sebuah email.

Dua tanker KC-46 pertama dikirim ke pangkalan Angkatan Udara Amerika di Kansas pada Januari, lebih dari dua setengah tahun dari rencana semula.

“Menyelesaikan masalah ini adalah prioritas perusahaan dan program – kami berkomitmen untuk mengirimkan pesawat bebas-puing,” kata Charles Ramey, juru bicara Boeing yang berbasis di Chicago, mengatakan dalam sebuah email. “Meskipun kami telah melakukan perbaikan hingga saat ini, kami bisa melakukan yang lebih baik.”

Facebook Comments