For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Apa Yang Terjadi Jika Semua Bom Nuklir di Dunia Diledakkan Sekaligus?

ilustrasi

Senjata nuklir adalah alat sangat merusak yang mampu meratakan seluruh kota, dan bisa dibilang mengakhiri peradaban manusia jika terjadi perang nuklir habis-habisan.

Tetapi bagaimana jika manusia, mungkin karena psikopat dan gila luar biasa, memutuskan untuk mematikan semuanya sekaligus?  Saluran YouTube Kurzgesagt menggambarkan sebuah skenario jika pemikiran gila itu dilakukan.

Hasil ledakan senjata nuklir biasanya diukur dalam kiloton, atau ribuan ton TNT. Bom yang dijatuhkan di Hiroshima biasanya dihitung sebesar 16 kiloton, atau 16.000 ton TNT. Hulu ledak W-87 yang dibawa oleh rudal balistik antarbenua Minuteman III memiliki hasil 300 kiloton. Bom nuklir B83 yang jatuh bebasdan dibawa oleh bomber siluman B-2 Spirit, memiliki hasil hingga 1,2 megaton, atau 1.200 kiloton.

Selain di Amerika Serikat dan Rusia, nuklir juga dimiliki oleh China, Inggris, Prancis, Israel, Pakistan, India, dan Korea Utara. Secara keseluruhan diperkirakan ada 15.000 senjata nuklir di seluruh dunia.

Secara individual, masing-masing senjata ini dapat melakukan kerusakan luar biasa. Kurzgesagt memperkirakan bahwa jika pasokan nuklir dunia digunakan secara merata di kota-kota besarnya, gudang senjata global akan cukup untuk membunuh tiga miliar orang, dengan sisa 1.500 nuklir.

Semisal seluruh senjata nuklir dikemas di dalam gudang tunggal yang luas di hutan Amerika Selatan, seperti yang dibayangkan Kurzgesagt, mereka secara kolektif memiliki kekuatan hingga 15 letusan gunung Krakatau.

Ledakan gudang super ini akan menciptakan bola api sepanjang 31 mil, meratakan 1.864 mil persegi di sekitarnya. Awan jamur setinggi 30 mil akan mengikuti. Badai nuklir akan meluas ke semua arah di Amerika Selatan.

Sebagaimana ditulis Popular Mechanics Selasa 2 April 2019, ledakan juga akan diikuti oleh skenario musim dingin nuklir, di mana partikel debu dan abu yang dikirim ke langit akan memasuki atmosfer atas, menghalangi sinar matahari dan menurunkan suhu secara global selama beberapa tahun.

Kurzgesagt tidak berhenti di situ. Bagaimana jika manusia menambang setiap uranium dari Bumi yang jumlahnya sekitar 35 juta ton? Nah, itu cukup untuk membangun sepuluh miliar bom Hiroshima. Itu akan menjadi tingkat kepunahan yang setara dengan asteroid yang mengakhiri Zaman Dinosaurus. Bedanya kali ini bukan dinosaurus yang punah, tetapi manusia. Bahkan awak Stasiun Luar Angkasa Internasional tidak akan selamat dari ledakan itu.

Mari kita lihat animasi yang menggambarkan skenario super gila tersebut:

Facebook Comments