For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Dia Sendiri Mau Pulang, Amerika Malah Minta Negara Mitra Kirim Pasukan ke Suriah

Marinir Amerika di Pangkalan al-Tanf Suriah/USMC

Berbicara pada diskusi panel di Konferensi Keamanan Munich 2019 Senator Amerika Serikat  Lindsey Graham mengatakan Washington akan meminta negara mitranya untuk mengirim pasukan ke Suriah.

“Dunford [Kepala Staf Gabungan Jenderal Joseph Dunford] akan mendatangi beberapa dari Anda di ruangan ini, dan ia akan meminta sumbangan pasukan untuk menstabilkan wilayah itu, pasca kehancuran ISIS,” katanya Jumat 15 Februari 2019.

Graham juga mengklaim bahwa Amerika akan mempertimbangkan untuk mempertahankan beberapa pasukan di Suriah jika sekutu Washington menyetujui penyebaran yang dimaksudkan untuk membantu menciptakan zona penyangga di dekat perbatasan Turki.

Senator Amerika tersebut mengaku telah membahas rencana terkait Suriah dengan Presiden Donald Trump dan Jenderal Joseph Votel, kepala Komando Sentral Amerika.

“Saya berharap bahwa Presiden Trump akan mendatangi beberapa dari Anda dan meminta bantuan Anda dan Anda akan menjawab ya. Dan sebagai imbalannya, kemampuan yang kami miliki yang unik  akan tetap berada dalam pertempuran di Suriah, “kata Graham sebagaimana dilaporkan Defense News.

Trump memerintahkan penarikan semua 2.000 pasukan Amerika dari Suriah pada Desember 2018 di tengah persiapan oleh Turki untuk melancarkan operasi terhadap militan Kurdi yang didukung AS di Suriah utara.

Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen mengkritik gagasan bahwa pasukan Eropa akan tinggal di Suriah setelah Amerika keluar dengan mengatakan misi anti-ISIS  dilakukan bersama-sama dan keluar juga harus bersama-sama.

Sedangkan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian menggambarkan pendekatan Amerika di timur laut sebagai “misteri.”

“Sama sekali tidak mungkin memiliki pasukan Prancis di darat tanpa pasukan Amerika di sana,” kata sumber pemerintah Prancis.

Menteri Luar Negeri Belgia, Didier Reynders, mengatakan Amerika telah mengatakan kepada mitra koalisi bahwa pasukannya akan meninggalkan Suriah dalam hitungan minggu, bukan bulan.

Namun, seorang pejabat senior pertahanan Amerika menunjukkan bahwa tidak ada sekutu Washington yang membuat “komitmen khusus  apakah mereka akan tinggal atau akan pergi ketika kita pergi.”

Facebook Comments