China Kritik Rencana Jepang Modifikasi Kelas Izumo untuk Bawa F-35B

Izumo/Japan Times

Rencana Jepang untuk memodifikasi kapal kelas Izumo mereka sebagai kapal induk dikritik oleh China. Beijing mengingatkan langkah tersebut dapat mendorong negara untuk mengulang sejarah militeristiknya.

“Jepang tidak boleh melupakan sejarah yang terkenal sebagai penyerbu di kawasan Asia-Pasifik selama Perang Dunia II,” tulis Global Times mengutip para ahli dalam laporan Kamis 29 November 2018.

“Dengan memiliki F-35B di kapal induknya  Jepang akan diminta untuk memainkan peran yang lebih besar dalam strategi militer global Amerika dan Jepang mungkin bisa mengerahkan pasukannya ke seluruh dunia,” kata Song Zhongping, seorang analis militer China media pemerintah China tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya Nikkei Asian Review mengutip sumber melaporkan pekan ini pemerintah Jepang mencapai kesepakatan untuk membeli 100 F-35. Beberapa pesawat yang dibeli adalah varian F-35B dengan kemampuan lepas landas pendek dan mendarat vertikal. Kapal ini akan ditempatkan di perusak pengangkut helikopter Kelas Izumo milik Angkatan Laut Bela Diri Jepang.

Kementerian Luar Negeri China mengklaim upgrade kapal kelas ini akan mengubahnya dari aset pertahanan diri menjadi alat untuk ekspansi militer.

Menteri Pertahanan Jepang Takeshi Iwaya menjelaskan pada  Rabu bahwa kementerian ingin mendapatkan  jet tempur yang sangat kompeten. Iwaya juga menegaskan bahwa kementerian sedang mempelajari dengan seksama bagaimana mengkonversi salah satu kapal kelas Izumo seberat 27.000 ton untuk membawa jet tempur.

“Karena ini adalah peralatan berharga yang sudah kami miliki, saya pikir itu akan diinginkan untuk menggunakannya untuk sebanyak mungkin tujuan,” kata Iwaya pada konferensi pers Kamis di Tokyo.

Facebook Comments

error: Content is protected !!