7 Senjata Berbahaya Rusia Yang Harus Diwaspadai di Medan Perang

Krasukha-4

Mungkin tampak aneh untuk melihat platform peperangan elektronik dalam daftar seperti ini, tetapi memotong jalur komunikasi musuh selalu berharga, terutama dalam peperangan modern. Ini memberi Anda kemampuan untuk membutakan platform ISR dan memutus kekuatan di lapangan dari markas besar dan aset lainnya.

Dan itulah yang dilakukan oleh Krasukha-4. Dia bergerak di sekitar medan perang dan memungkinkan komandan dengan opsi cepat untuk menekan komunikasi dan kemampuan jaringan serta radar. Tidak seksi, tetapi bisa memberi tantangan besar jika komandan musuh tidak siap.

Ka-52 Alligator

Ka-52 Alligator

Meskipun kadang-kadang disebut sebagai helikopter militer tercepat atau helikopter serangan tercepat di dunia, sebenarnya tidak juga karena masih kalah cepat dibanding Chinook. Tetapi apapun itu, KA-52 harus diperhitungkan karena dia adalah penghancur tank, membawa pistol 30mm yang mirip dengan milik Apache Amerika, roket terarah 80mm yang lebih besar dari Apache, dan rudal anti-tank.

Karena Angkatan Darat Amerika tidak memiliki pertahanan anti-udara lapis baja sejak Linebacker  pensiun, itu berarti ia harus bergantung pada rudal Patriot dan Stinger untuk mempertahankan formasi. Solusi yang kurang ideal untuk melawan helikopter serang musuh.

Koalitsiya 152 mm Self-Propelled Howitzer

Howitzer self-propelled Koalitsiya 152mm adalah senjata kuat tetapi seperti T-14 Armata, Rusia tidak akan dapat membeli dalam jumlah yang signifikan karena harganya yang mahal ditambah ekonomi yang masih terus tertekan karena harga minyak dan sanksi.

Koalitsiya membanggakan jangkauan sangat jauh yakni 43 mil. Jangkauan ini tidak sebanding dengan Paladin Amerika yang hanya mampu menembak 18 mil dan Braveheart Inggris, yang hanya menembak 24 mil.

Turret otomatisnya dapat memompa putaran hingga 15-20 per menit. Paladin hanya 8 putaran per menit dan harus turun ke satu putaran per tiga menit selama pertarungan yang berkelanjutan. Itu memberi Koalitsiya keuntungan besar dalam duel baterai vs baterai.

MiG-31 dengan rudal Kinzhal atau Dagger/ Izvestia

Rudak Hipersonik

Rusia memiliki banyak calon untuk rudal hipersonik di antaranya Kinzhal  dan Zirkon. Jika salah satu dari mereka beroperasi, mereka adalah pengubah permainan, terbang begitu cepat sehingga banyak pertahanan anti-rudal tidak dapat menahan mereka.

Dengan kecepatannya, cukpup hulu ledak kecil rudal dapat menyebabkan kerusakan gila. Namun, penyebaran rudal ini kemungkinan akan terjadi beberapa tahun lagi.

Facebook Comments

error: Content is protected !!