For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Lubyanka, Horor dalam Sejarah Soviet

03_468

Museum Ketakutan

Setelah Revolusi 1917, polisi rahasia Kekaisaran versi Soviet—Komisi Darurat atau Cheka—pindah ke sebuah bangunan di Lubyanka. Lapangan Lubyanka menjadi tempat yang ramai sejak saat itu, sebuah titik pusat dari beberapa ruas jalan yang sibuk.

Di tengah lapangan terdapat sebuah mata air tempat para kusir meninggalkan kuda mereka untuk minum sementara mereka beristirahat di kedai-kedai lokal. Ketika penduduk Moskow ingin berkendara ke suatu tempat atau ke daerah sekitar, mereka akan mencari kereta kuda di Lubyanka.

Pada 1920, sebuah penjara dibuat di area tersebut, yang kemudian menjadi ‘rumah’ bagi teroris terkenal Boris Savenkov, pujangga besar Osip Mandelshtam, pemenang Nobel Alexander Solzhenitsyn, dan banyak lagi. Eksekusi juga dilaksanakan di sana. Sistem intimidasi di tempat tersebut disempurnakan: narapidana ditaruh dalam sebuah lift muatan dan diangkat secara perlahan diiringi suara motor yang menderu-deru atau dibawa berjalan kaki melalui koridor-koridor suram tanpa ujung.

Setelah tiga hari masa interogasi yang terus-menerus, siapapun akan kehilangan orientasi spasial mereka di dalam ruangan tanpa jendela itu.

Kini, beberapa sel yang dulunya penjara diubah menjadi bagian sebuah museum. Sebelumnya, semua orang dapat mengunjungi museum tersebut. Namun sekarang, tempat itu hanya terbuka untuk orang-orang yang telah memiliki izin.

NEXT: FELIX SI MANUSIA BESI
Facebook Comments