For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Amerika Lakukan 409 Kali Serangan Drone ke Pakistan, 2.714 Orang Tewas

MQ-1B-Predator

Amerika benar-benar menjadikan Pakistan sebagai medan perang. Pentagon telah melakukan total 409 serangan pesawat tak berawak di negara tersebut  sejak Januari 2004 yang menewaskan 2.714 orang dan melukai 728 lainnya.

Surat kabar Dawn melaporkan serangan selama bertahun-tahun telah menargetkan daerah Bajaur, Bannu, Hangu, Khyber, Kurram, Mohmand, Waziristan Utara, Nushki, Orakzai, dan Waziristan Selatan.

Mayoritas serangan pesawat tak berawak dilakukan selama pemerintahan Partai Rakyat Pakistan antara 2008 dan 2012.

Mengutip sumber-sumber dalam National Counter Terrorism Authority (Nacta), koran itu menyebutkan pada periode itu terjadi 336 serangan udara, di mana 2.282 orang kehilangan nyawa dan 658 luka-luka.

Para pejabat mengatakan bahwa 2010 saja terjadi 117 serangan yang menewaskan 775 orang dan melukai 193 lainnya. Antara tahun 2013 dan 2018 – selama pemerintahan Liga Muslim Pakistan-Nawaz – 65 serangan pesawat tak berawak terjadi di mana 301 orang tewas dan 70 lainnya terluka .

Pada tahun 2018, dua serangan drone menewaskan satu orang dan melukai yang lain.

Pimpinan tertinggi Tehreek-e-Taliban Pakistan telah tewas dalam serangan pesawat tak berawak. Sedangkan Pemimpin Taliban Mullah Akhtar Mansour tewas dalam salah satu serangan tersebut pada tahun 2016.

Beberapa hari setelah pembunuhan Mullah Mansour, saat itu Panglima Angkatan Darat Pakistan, Raheel Sharif mengatakan, “Serangan pesawat tak berawak AS di wilayah Pakistan disesalkan dan harus dihentikan.”

Pakistan selalu menentang serangan pesawat tak berawak, mengatakan mereka melanggar kedaulatannya. Tetapi Amerika tidak pernah menggubris protes itu sementara Pakistan juga tidak bisa berbuat apa-apa.

Para pejabat mengatakan bahwa 289 serangan dilakukan di Waziristan Utara saja, di mana 1.651 orang tewas dan 421 lainnya terluka. Sedangkan di Waziristan Selatan terjadi 91 serangan yang menewaskan 707 orang dan melukai 215 orang.

Facebook Comments