For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Boeing Uji Konsep Helikopter Apache Kecepatan Tinggi

Boeing sedang menguji kemungkinan modifikasi terhadap AH-64E Apache untuk menjadi helikopter kecepatan tinggi.

Modifikasi yang dikenal sebagai AH-64E Block 2 Compound ini memiliki sayap besar, rearward-pointing exhaust, sirip vertikal yang mengarah ke bawah, dan baling-baling pendorong di bagian belakang. Pesawat menjaga rotor ekor untuk anti-torsi.

Boeing sedang menguji terowongan angin di Philadelphia, Pennsylvania, dengan skala 30%. Tes diharapkan akan selesai pada bulan Januari 2019 mendatang.

Sebagaimana ditulis IHS Jane Kamis 26 Oktober 2018, Boeing yakin bahwa modifikasi ini akan memberikan kecepatan dan jangkauan 50% lebih banyak dibandingkan varian sebelumnya. Selain itu AH-64E Block 2 Compound akan memiliki umur dua kali lebih lama,  24% lebih hemat bahan bakar. Sementara harganya kemungkinan 20% lebih mahal.

Pengembangan baru kemungkinan akan menggunakan kembali aspek “Apache Advance” yang pertama kali dijelaskan Boeing pada tahun 2014, yang kemudian dikenal sebagai AH-64X atau AH-64F. Versi ini juga menampilkan mesin yang ditingkatkan, sayap yang lebih besar, landing gear yang dapat ditarik, dan rotor ekor yang lebih kuat. Pada 2016, Angkatan Darat mengatakan tidak tertarik dengan konsep ini.

Dirancang pada tahun 1972 untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Darat Amerika, AH-64A telah mengambil alih peran helikopter serangan utama dunia dari Bell AH-1 Cobra. Prototipe Hughes YAH-64 pertama terbang pada 30 September 1975, program ini berada di bawah McDonnell Douglas dari Agustus 1985 dan Boeing dari 1997.

Apache asli menggunakan dua mesin turboshafts General Electric T700-GE-701C yang mampu memberi kecepatan maksimum 293 km / jam dan jangkauan 428 km serta ketinggian 6,4 km.

Sekitar 827 AH-64A akhirnya dibeli oleh Angkatan Darat AS dan helikopter itu mulai beroperasi pada bulan Juli 1986. Helikopter itu pertama kali terlibat dalam pertempuran selama Operasi Just Cause over Panama pada bulan Desember 1989, dan terus terlibat dalam semua pertempuran Amerika.

Helikopter ini berkembang menjadi berbagai varian. Salah satunya AH-64D yang merupakan versi ditingkatkan, juga dikenal sebagai Apache Longbow. Varian paling canggih saat ini adalah AH-64E, juga dikenal sebagai Apache Guardian. Varian ini memiliki sejumlah perbaikan dan peningkatan, termasuk mesin yang lebih kuat, transmisi yang ditingkatkan, dan peningkatan lainnya.

Angkatan bersenjata Amerika berencana meningkatkan total 634 helikopter AH-64D menjadi standar AH-64E. Helikopter ini telah dibeli dan dipesan banyak negara seperti Arab Saudi , Taiwan, Indonesia, Irak, dan Korea Selatan.

 

Facebook Comments