For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Amerika Beri Sanksi Karena Beli Senjata Rusia, China: Batalkan atau Tanggung Akibatnya

S-400 / TASS

China menyebut keputusan Amerika memberi sanksi karena Beijing membeli jet tempur Su-35 dan sistem rudal pertahanan S-400 dari Rusia sebagai hal yang tidak masuk akal. Negara tersebut juga mengatakan Amerika Serikat harus menanggung konsekuensi dari keputusannya yang disebut melanggar norma-norma dasar hubungan internasional tersebut.

“China menyatakan kemarahan yang kuat terhadap langkah yang tidak masuk akal oleh Amerika Serikat, dan telah membuat tanggapan kuat,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang Jumat 21 September 2018 sebagaimana dilaporkan South China Morning Post.

“Amerika telah secara serius melanggar norma-norma dasar hubungan internasional dan mengganggu hubungan antara China dan Amerika. Kami sangat menyerukan kepada Amerika untuk memperbaiki kesalahan dan membatalkan sanksi. Jika tidak, Amerika harus menanggung konsekuensinya. ”

Protes itu sebagai tanggapan terhadap pengumuman Washington bahwa Departemen Pengembangan Peralatan Departemen Pertahanan China  melanggar sanksi Amerika dengan membeli jet tempur dan peralatan rudal dari Rusia. Baik EDD dan direkturnya, Li Shangfu, masuk dalam daftar sanksi.

Transaksi tersebut melibatkan pembelian pesawat tempur Su-35 dan peralatan sistem terkait rudal permukaan k -udara S-400 Rusia.

Di bawah sanksi, EDD akan ditolak izin ekspor asing Amerika, dilarang membuat transaksi valuta asing dalam yurisdiksi Amerika dan dilarang menggunakan sistem keuangan Amerika.  Pembatasan serupa berlaku untuk Li, yang juga tidak akan bisa mendapatkan visa Amerika.

Geng mengatakan China akan melanjutkan kerja sama pertahanan dan pengembangan hubungan strategis dengan Rusia.

“Kerja sama antara China dan Rusia bertujuan untuk membantu kedua negara melindungi kepentingan sah mereka dan menjaga perdamaian dan stabilitas regional. Itu tidak melanggar hukum dan tidak menargetkan pihak ketiga mana pun, ”katanya.

Facebook Comments