Sebuah pesawat yang membawa setidaknya 24 orang dari Bandara Internasional Juba menuju kota Yirol Sudan Selatan jatuh di sebuah danau Minggu 9 September 2018.
Menteri Informasi regional untuk negara bagian Eastern Great Lakes, Taban Abel Aguek mengatakan 17 orang tewas dipastikan tewas dalam kecelakaan pesawat sementara dua orang hilang. Sementara tiga orang yang selamat dikirim ke rumah sakit.
Menurut Aguek, salah satu yang selamat adalah seorang dokter Italia dalam kondisi kritis dan sedang menjalani operasi di rumah sakit Yirol.
UPDATE: Here is a wreckage of an aircraft that plunged into Yirol River in Lakes state of #SouthSudan killing scores. Among the dead is an #Italian doctor and the Bishop of Yirol @unmissmedia @UNRIC_Italia @shiine2054 @IreneLasu @SebitWilliamKer @GShadar pic.twitter.com/OM41OFVI4n
— Radio Miraya (@RadioMiraya) September 9, 2018
Dia menambahkan bahwa Uskup Anglikan dari Yirol, Simon Adut, dikonfirmasikan merupakan salah satu penumpang yang meninggal.
Penyebab kecelakaan saat ini tidak diketahui. Kota Yirol terletak di bagian tengah Sudan Selatan, yang mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 2011 dan telah dilanda perang saudara sejak 2013.

