For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Rudal Antarbenua Hilang dalam Parade Militer Korea Utara

Parade militer Korea Utara / The Guardian

Parade militer biasanya digunakan kesempatan Korea Utara untuk menunjukkan kegarangan kekuatan mereka. Salah satunya dengan memamerkan rudal balistik antarbenua (ICBM) mereka.

Tetapi kali ini tidak. Dalam peringatan hari jadi ke-70 negara tersebut, rudal antarbenua tersebut hilang atau tidak ditampilkan dari parade militer diganti dengan balon dan bunga. Memang ada beberapa rudal yang ditampilkan tetapi terbatas pada rudal jarak pendek.

Parade yang digelar di Alun-Alun Kim Il Sung, Pyongyang, Minggu 9 September 2018.  Ribuan tentara turut berparade memberikan hormat kepada Kim Jong Un serta para tamu dari berbagai negara di balkon kehormatan.

Para penonton menyaksikan pawai ketika puluhan ribu tentara dan rangka tank bermata angsa melaju melewati pos pemeriksaan tempat pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memberi hormat. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, tak ada rudal antarbenua yang dipajang. Selain itu, tidak ada tes nuklir seperti perayaan pada dua tahun terakhir.

Korea Utara menggarisbawahi tujuan yang dinyatakan Kim untuk denuklirisasi Semenanjung Korea. Baru-baru ini Kim bertemu dengan Presiden Korsel Moon Jae-in dan Presiden AS Donald Trump serta Presiden China Xi Jinping.

Tema untuk perayaan tahun ini adalah mempersatukan Semenanjung Korea yang terbagi sejak Perang Korea 1950-1953. Penyatuan pawai kendaraan berhias melewati kerumunan warga Korea Utara yang terlihat melambai-lambaikan bendera Korea yang bersatu.

“Semua Korea harus bergabung untuk mencapai penyatuan di generasi kita. Penyatuan adalah satu-satunya cara Korea dapat bertahan hidup,” kata editorial di surat kabar partai Korea Utara, Rodong Sinmun.

Kim dan Moon akan bertemu di Pyongyang pada 18-20 September untuk ketiga kalinya tahun ini. Menurut pejabat Seoul mereka akan membahas langkah-langkah praktis terhadap denuklirisasi.

Kim terlihat tertawa dan berpegangan tangan dengan seorang utusan khusus Cina saat ia mengawasi perayaan di alun-alun utama Kim Il-sung di Pyongyang.  Kim melambaikan tangan ke kerumunan sebelum pergi. Tetapi ia tidak memberikan pernyataan publik.

Korea Utara juga telah mengundang sekelompok besar wartawan asing untuk meliput parade militer dan acara lainnya dalam memperingati ulang tahun negara itu.

Sebelumnya pada Minggu, Kim mengunjungi makam  kakek, dan ayahnya yang  disemayamkan dalam upacara kebesaran.

Sebuah konser pada Sabtu malam yang dihadiri oleh kepala negara, Kim Yong-nam, dan delegasi asing menampilkan pesan dan gambar militer. Beberapa pembom bayangan Amerika  ditampilkan sesaat dalam rekaman Perang Korea 1950-1953.

Korea Utara memproklamirkan kemerdekaan pada 9 September 1948, tiga tahun setelah Uni Soviet dan Amerika membagi Semenanjung Korea yang menandai berakhirnya Perang Dunia II.

Facebook Comments