For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Pangkalan Udara Tertua di Dunia dan Paling Legendaris Milik Inggris akan Ditutup

Tim Aerobatik Angkatan Udara Inggris, Red Arrows di RAF Scampton /RAF

Kementerian Pertahanan Inggris mengumumkan akan menutup pangkalan udara RAF Scampton yang ada di luar desa Scampton, Lincolnshire, Inggris.

Pangkalan Scamton merupakan salah satu fasilitas udara militer tertua di dunia, yang mulai beroperasi pada tahun 1916 sebagai Home Defense Flight Station Brattleby, atau sebagian menyebut sebagai Brattleby Cliff. Laporan di outlet berita lokal Lincolnite mengatakan pangkalan akan ditutup pada 2022.

RAF Scampton saat ini adalah rumah Tim Aerobatik Angkatan Udara Inggris, Red Arrows.  Tim demonstrasi penerbangan yang terkenal di dunia ini pertama kali berbasis di RAF Scampton pada tahun 1983, tetapi direlokasi ke lapangan terbang lainnya sampai mereka kembali ke Scampton pada akhir tahun 2000 di mana mereka tinggal hingga hari ini.

BBC World News melapoirkan penutupan RAF Scampton akan dilakukan bersamaan dengan penutupan tambahan RAF Linton-on-Ouse sebagai tindakan pemotongan biaya yang diperkirakan akan menghemat 3 miliar poundsterling atau sektiar (hampir $ 4 miliar dolar AS) pada tahun 2040.

Laporan itu juga mengatakan dua pangkalan saat ini memiliki sekitar 900 karyawan. Belum jelas nasib mereka bagaimana setelah pangkalan ditutup.

RAF Scampton adalah rumah bagi Skuadron 617 yang terkenal pada tahun 1943 yang terkenal sebagai “The Dambusters” karena serangan mereka yang unik dan berani, “Operasi Chastise” untuk menghancurkan bendungan industri besar Lembah Ruhr menggunakan bom presisi awal dan belum sempurna yang dirancang oleh Barnes Wallis.

Serangan “Dambusters” yang terkenal oleh 617 Skuadron berasal dari RAF Scampton pada tahun 1943/Kementerian Pertahanan Inggris.

Pada tahun 1956, RAF Scampton mengalami renovasi besar-besaran ketika Perang Dingin mencapai era yang paling mengancam. Landasan pacu diperpanjang hingga 10.000 kaki untuk mengakomodasi pembom berat  Avro Vulcan yang terkenal selama serangan udara “Black Buck” di Kepulauan Falkland dari Pulau Ascension di Atlantik.

Pembom Avro Vulcan yang ikonik berbasis di RAF Scampton selama Perang Dingin/ Kementerian Pertahanan Inggris.

Koresponden BBC Defense Jonathan Beale menulis bahwa, “Ini bukan keputusan yang populer, tetapi sumber pertahanan mengatakan pangkalan itu terlihat lelah dan membutuhkan investasi. RAF telah menilai uang akan lebih baik untuk memperbaiki situs inti yang ada. ”

Meski penggemar sejarah RAF dan militer Inggris akan meratapi penutupan pangkalan, mereka juga memiliki banyak hal untuk dirayakan karena negara menyambut kedatangan F-35B Lightning (di Inggris F-35 hanya dikenal sebagai “Lightning” , bukan “Lightning II”).

Facebook Comments