For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Melihat Perbedaan S-300, S-400 dan S-500

S-300

Rusia dikenal memiliki sistem pertahanan udara yang cukup mumpuni. Langit mereka dijaga secara berlapis oleh sejumlah sistem senjata. Tiga nama yang paling terkenal adalah S-300, S-400 dan S-500. Yang terakhir masih dalam tahap pengujian dan dikabarkan akan segera memasuki layanan dengan militer Rusia.

Sistem pertahanan S-300 sudah banyak dijual ke ke sejumlah negara termasuk Iran yang menjadikan sejumlah negara seperti Israel, Arab Saudi bahkan Amerika Serikat sempat waswas. Sistem ini juga telah dijual ke sejumlah negara lain termasuk China.

Di atasnya Rusia memiliki S-400. Sebuah sistem pertahanan udara yang tengah menjadi pusat perhatian banyak negara setelah ditempatkan di Suriah. Dalam beberapa waktu terakhir Amerika dibuat jengkel dengan senjata ini setelah Turki yang merupakan sekutu NATO memutuskan untuk membelinya. Amerika bahkan mengancam akan memberi sanksi ke Ankara jika melakukan hal itu, termasuk tidak akan mengirimkan jet tempur siluman F-35 yang dipesan Ankara.

Amerika juga mencoba menahan upaya India untuk membeli S-400 dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menawarkan sistem pertahanan Patriot bahkan THAAD.

Sampai saat ini baru Rusia dan China yang memiliki S-400.  Meski belum pernah terlibat dalam pertempuran entah kenapa banyak pihak meyakini S-400 adalah sistem pertahanan udara yang menakutkan, termasuk untuk jet tempur siluman.

Belum lagi S-400 menunjukkan kemampuan sebenarya di medan perang, Angkatan Bersenjata Rusia juga akan segera menerima S-500. Prototip dari sistem ini akan segera diterima untuk diuji oleh militer. Sistem ini diklaim jauh lebih canggih dibanding S-300 maupun S-400.

Lantas apa bedanya? Grafis di bawah ini bisa memberi gambaran tentang ketiganya.

 

Facebook Comments