Bagaimanapun, Akula adalah Monster Laut Yang Mengagumkan

Kapal Selam Nuklir Rudal Balistik Kelas Akula Dmitriy Donkskoi

Rusia tinggal memiliki satu kapal selam Kelas Akula atau Kelas Typhoon. Kapal selam terbesar yang pernah dibangun hingga saat ini. Kapal selam ini tetaplah sebuah teknologi yang mengagumkan,

Selama tahun 1970, Amerika mulai merancang Trident SSBN atau kapal selam nuklir rudal balistik baru yang kemudian dikenal sebagai kelas Ohio. Kapal selam dengan berbagai kemampuan baru yang menjadi kekuatan tak tertandingi bagi Angkatan Laut Amerika. Ohio menjadi kapal selam terbesar di dunia ketika memasuki layanan.

Moskow tidak mau kalah dengan memutuskan untuk mengimbangi capaian Amerika dengan membangun kapal selam yang lebih besar yang awalnya mereka disebut sebagai “Tayfun” yang oleh NATO kemudian disebut Typhoon.

typhoon-40

MEMILIH 400 DESAIN

Pada tahun 1972 secara resmi program ini dimulai dan Biro Desain Rubuin pada tahun 1973 memulai membangun SLBM R-39. Kapal selam ditunjuk sebagai Project 941 Akula (tidak sama dengan SSN Akula) sedangkan NATO menamai kelas ini sebagai Typhoon.

 Dia adalah Sergei Nikitch Kovalyov, kepala desainer kelas Typhoon. Dia juga merancang Kelas Yankees, Hotel dan Delta, total 92 kapal selam dibangun berdasarkan desainnya

Dia adalah Sergei Nikitch Kovalyov, kepala desainer kelas Typhoon. Dia juga merancang Kelas Yankees, Hotel dan Delta, total 92 kapal selam dibangun berdasarkan desainnya

Biro desain mempelajari berbagai desain yang diusulkan yang dilaporkan jumlahnya mencapai 400 desain. Salah satu desain yang diusulkan adalah sebuah kapal selam dengan panjang 253 meter yang dianggap terlalu besar untuk dibangun di galangan Rusia.

Model Typhoon 1:10 sedang diuji di laut sehingga kinerja ini desain ini diketahui sebelum dimasukkan ke dalam produksi.
Model Typhoon 1:10 sedang diuji di laut sehingga kinerja ini desain ini diketahui sebelum dimasukkan ke dalam produksi.

Mereka memusatkan perhatian pada desain 441 yang mengusulkan kapal selam dengan panjang 149m dengan dua lambung paralel, kontrol lebih dekat ke belakang dan rudal silo ditempatkan di antara dua hull utama di depan.

Pekerjaan lebih lanjut adalah menambahkan lambung tekanan lain untuk conn, satu lagi untuk tabung torpedo dan satu lagi untuk kontrol permukaan di bagian belakang dan memperpanjang kapal menjadi 172m.

Kondisi model 1:10 saat ini
Kondisi model 1:10 saat ini

Desain ini dimaksudkan akan memiliki perpindahan lebih dari 23.000 ton dan daya apung cadangan yang sangat tinggi dari 48% yang membuatnya sangat sulit untuk ditenggelamkan.

 Gambar ini menunjukkan susunan dua lambung paralel, lambung yang memiliki torpedo tabung dan silo rudal.

Gambar ini menunjukkan susunan dua lambung paralel, lambung yang memiliki torpedo tabung dan silo rudal.

Desain membutuhkan 160 awak kapal yang ditampung di kedua lambung paralel tapi yang kanan memiliki area rekreasi, termasuk ruang gym, solarium, kandang burung, dan sauna. Setiap lambung memiliki reaktor OK-650 yang memberikan kecepatan saat terendam 22 knot, mereka juga memiliki satu generator diesel 800 kilowatt sebagai back up untuk kedua reaktor tersebut.

Reaktor ini didukung dua baling-baling terselubung, untuk melindungi mereka dari es karena mereka dirancang khusus untuk beroperasi di Kutub Utara.

Produksi TK-208
Produksi TK-208

TK-208, Typhoon pertama diletakkan pada 30 Juni 1976 di Severodvinsk, saat itu satu-satunya galangan kapal Soviet ini yang mampu membangun SSBN. Kapal selam masuk layanan pada bulan Desember 1981.

Barat awalnya berpikir kapal selam ini adalah salah satu dari kelas Oscar, tapi mereka segera menyadari bahwa itu adalah jenis baru ketika mereka melihat foto ruang produksi yang  secara khusus dibangun untuk kelas Typhoon.

NEXT: DARI 10 KE 8 DAN BERAKHIR 6
Facebook Comments