10 Angkatan Laut Terkuat di Dunia Berdasarkan Jumlah Kapal

Beberapa waktu lalu kami membuat daftar 10 angkatan laut terkuat di dunia, tetapi tidak hanya mendasarkan pada jumlah kapal yang dimiliki setiap negara. Daftar tersebut juga memperhatikan kualitas dan kemampuan serta kecanggihan kapal masing-masing angkatan laut. (Lebih lengkap baca di sini)

Ketika hanya memperhatikan pada jumlah kapal yang dimiliki (tanpa memikirkan soal kualitas) data berubah cukup drastis. Beberapa negara secara mengejutkan masuk ke daftar ini. Dan jangan protes karena Amerika tidak lagi menempati urutan pertama.

Mari kita lihat 10 angkatan laut terkuat di dunia berdasarkan jumlah kapal yang dirilis Global Firepower 2018.

KRI Bung Tomo dan KRI Usman Harun

10. Indonesia – 221 kapal

Indonesia terletak di wilayah strategis di antara Samudera Pasifik dan Hindia dan memiliki garis pantai sepanjang 34.000 mil. Ini adalah negara kepulauan terbesar di dunia  dengan hampir 13.500 pulau dan baru 922 di antaranya yang dihuni secara permanen.

Sebanyak 221 aset Angkatan Laut Indonesia meliputi antara lain delapan frigat, 24 korvet, tiga kapal selam, 74 kapal patroli, dan 12 kapal perang anti ranjau.

9. Kolombia – 234 kapal

Kolombia adalah satu-satunya negara di Amerika Selatan yang memiliki pantai Atlantik dan Pasifik, dan aset angkatan lautnya termasuk empat frigat, satu korvet, 11 kapal selam, dan 55 kapal patroli.

Negara ini adalah penghasil kokain terbesar di dunia, dan angkatan bersenjatanya telah banyak terlibat dalam upaya-upaya penghentian narkoba, khususnya di sepanjang pantai Pasifik.

Kolombia juga memiliki jaringan sungai yang luas, yang merupakan satu-satunya cara untuk mencapai beberapa wilayah di negara ini.

8. Finlandia – 270 kapal

Finlandia berbatasan dengan Laut Baltik, antara Rusia dan Swedia. Angkatan Laut negara ini memiliki 270 kapal  termasuk delapan kapal patroli dan 18 kapal perang-ranjau, di samping kapal pendarat, kapal transportasi, dan kapal-kapal lain seperti kapal tunda dan pelindung kabel.

Seperti negara-negara lain di Eropa Utara dan Timur, Finlandia semakin waspada terhadap aktivitas militer Rusia. Finlandia bukan anggota NATO, tetapi telah mengambil bagian dalam latihan NATO baru-baru ini, termasuk latihan manajemen krisis pada bulan Oktober 2017.

Finlandia ingin meningkatkan belanja pertahanan domestik. Departemen Luar Negeri Amerika baru-baru ini menyetujui penjualan senjata laut senilai $ 730 juta ke Helsinki, termasuk rudal anti kapal maupun serangan darat.

7. India – 295 kapal

Seperti negara-negara di Eropa yang makin khawatir dengan Rusia, India telah semakin cemas dengan tetangganya, China.

Dalam beberapa tahun terakhir India telah menyaksikan dengan waspada pada peningkatan kehadiran Angkatan Laut Cina di wilayah Samudera Hindia, mengirimkan serangan kapal selam melalui lautan dan membangun kesepakatan pembangunan dengan negara-negara di sepanjang tepinya.

India saat ini memiliki 295 aset angkatan laut, termasuk kapal induk, 14 frigat, 11 kapal perusak, 22 korvet, 16 kapal selam, 139 pesawat patroli, dan empat kapal perang-ranjau. New Delhi ingin meningkatkan militer dan juga industri pertahanan dalam negerinya tetapi telah mengalami beberapa kemunduran terkait dengan perencanaan dan pengetahuan teknis.

6. Mesir – 319 kapal

Angkatan Laut Mesir adalah yang terbesar di Timur Tengah dan Afrika Utara, dan tugasnya meliputi melindungi Laut Mediterania dan garis pantai Laut Merah di negara itu serta pertahanan ke terusan Suez.

Kekuatan angkatan lautnya termasuk dua kapal serbu amfibi, sembilan frigat, empat korvet, enam kapal selam, 53 kapal patroli, dan 23 kapal perang antiranjau.

Angkatan laut negara ini telah berkembang menjadi kekuatan besar dalam beberapa tahun terakhir, dengan orientasi yang berkembang untuk memasukkan peran yang lebih luas di Laut Merah. Operasi kapal selam dan anti-kapal selam semakin mendapat penekanan, seperti halnya operasi anti-pembajakan dan kontraterorisme.

NEXT
Facebook Comments

error: Content is protected !!