For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Balada Tank Leopard 2 Turki

Tank Leopard Turki bergerak masuk Suriah/Anadolu

Main Battle Tank Leopard 2 yang dibangun Jerman memiliki reputasi sebagai salah satu tank terbaik di dunia. Dia bersaing ketat dengan desain yang telah terbukti seperti M1 Abrams dan Challenger 2 Inggris.

Namun, reputasi tersebut terganggu di medan perang Suriah dan menempatkan Berlin dalam perselisihan  yang unik dan aneh dengan Turki, sesama anggota NATO.

Ankara telah menawarkan diri untuk membebaskan seorang tahanan politik Jerman. Sebagai imbalannya Jerman harus meningkatkan atau mengupgrade Leopard 2A4 mereka yang terbukti sangat rentan dalam pertempuran.

Namun, pada 24 Januari 2018, muncul kemarahan publik Jerman atas laporan bahwa Turki menggunakan Leopard 2 untuk membunuh pejuang Kurdi di Afrin dan Manbij yang memaksa Berlin untuk membekukan kesepakatan sandera untuk tank.

Leopard 2 sering dibandingkan dengan  M1 Abrams. Sebenarnya kedua desain tersebut memiliki karakteristik yang hampir sama, termasuk berat yang lebih dari 60 ton, armor komposit canggih, mesin 1.500 tenaga kuda yang memungkinkan kecepatan lebih dari 40 mil per jam dan, untuk model tertentu, meriam 120 milimeter sama buatan Rheinmetall.

Kedua tipe tersebut dapat  menghancurkan tank-tank  Rusia pada jarak menengah dan jauh, di mana mereka tidak mungkin ditembus oleh tembakan balik dari senapan standar 125 milimeter.

Lebih jauh lagi, mereka memiliki sight yang lebih baik dengan pencitra termal dan pembesaran termal yang superior, yang membuat mereka lebih mampu mendeteksi dan memukul musuh terlebih dahulu. Sebuah kemampuan penentu untuk menjadi pemenang dalam perang lapis baja daripada senjata belaka.

Sebuah pengujian Yunani menemukan bahwa Leopard 2 dan Abram bisa menghantam target 2.3 meter masing-masing 19 dan 20 kali, sementara T-80 Soviet hanya mencetak sebelas hits.

Perbedaan sederhana antara dua tank Barat mengungkapkan filosofi nasional yang berbeda. Abrams memiliki mesin turbin gas 1.500 tenaga kuda yang berisik dan boros tetapi lebih cepat, sementara motor diesel Leopard 2 memberikan jangkauan lebih jauh.

Abrams telah mencapai beberapa kemampuan ofensif dan defensif yang luar biasa melalui penggunaan  depleted uranium ammunition  dan paket armor – teknologi yang secara politis tidak dapat diterima oleh orang Jerman.

Oleh karena itu, kemudian model Leopard 2A6 sekarang memasang senapan berkecepatan kaliber 55 untuk membuat perbedaan dalam daya tembus, sementara Leopard 2A5 memperkenalkan armor ekstra pada menara untuk lebih bisa menahan tembakan musuh.

NEXT: ATURAN KETAT JERMAN

Facebook Comments