For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Saat Serangan Drone, P-8 Poseidon US Navy Terbang di Antara Pangkalan Rusia di Suriah

P-8 Poseidon/US Navy

Kementerian Pertahanan Rusia mengakui militer mereka di Suriah yang berada di pangkalan udara Hmeimim dan pangkalan Angkatan Laut Tartus mendapat serangan besar-besaran dengan menggunakan 13 drone.

Serangan yang terjadi pada 6 Januari 2018 malam tersebut diklaim tidak mengakibatkan kerusakan dan mereka berhasil menembak jatuh tujuh drone dan menangkap enam yang lain.

Kementerian Pertahanan dalam pernyataanya mengatakan saat terjadi serangan, sebuah pesawat mata-mata P-8 Poseidon milik Angkatan Laut Amerika berada dalam misi patroli di wilayah antara pangkalan udara Hmeimim Rusia dan pangkalan angkatan laut Tartus di Suriah. Mau tidak mau hal ini memunculkan kecurigaan Rusia

“Ini memaksa kita untuk melihat kebetulan yang aneh bahwa, selama serangan UAV di fasilitas militer Rusia di Suriah, pesawat pengintai Angkatan Laut Poseidon sedang berpatroli di Laut Mediterania selama lebih dari 4 jam di ketinggian 7 ribu meter, antara Tartus dan Hmeimim, ” kata Kementerian Pertahanan Rusia sebagaimana dilaporkan Sputnik Selasa 9 Januari 2018.

Setelah mencegah serangan tersebut, militer Rusia menganalisis rancangan dan amunisi di yang dari drone yang berhasil disita. Kementerian Pertahanan Rusi mengatakan bahwa pesawat tak berawak semacam itu hanya dapat dipasok ke militan hanya oleh negara yang mampu “menyediakan navigasi satelit dan remote control untuk menjatuhkan bahan perangkat peledak. ”

Kemudian pada hari itu, Pentagon mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa pesawat tak berawak itu dapat dibeli di “pasar terbuka”.

Mengomentari pernyataan Pentagon, militer Rusia menyatakan keprihatinannya atas pernyataan bahwa teknologi untuk menyerang fasilitas militer Rusia “mudah diakses di pasar terbuka”.

“Teknologi apa yang sedang dibicarakan?” kementerian tersebut bertanya. Seorang juru bicara juga meminta Pentagon untuk mengungkapkan di mana pasar ini berada dan layanan khusus apa yang menjual data pengintaian ruang angkasa kepada militan.

Facebook Comments

error: Content is protected !!