Houthi Rilis Rekaman Saat Tembak Jatuh F-15 Arab Saudi

Houthi Yaman merilis rekaman saat pasukannya menembak jatuh jet tempur F-15 milik koalisi pimpinan-Arab Saudi. Rekaman yang menggunakan kamera Thermal Imaging, Night Vision and Infrared (FLIR) tersebut secara jelas menunjukkan bagaimana jet tempur dihantam oleh rudal permukaan ke udara.

Rekaman dengan durasi sekitar satu menit itu memperlihatkan jet tempur F-15 tengah melesat. Dua flare dilepaskan sebelum kemudian sebuah rudal menghantam pesawat yang dibangun Boeing tersebut.

Tidak dijelaskan kapan penembakan tersebut terjadi tetapi pemberontak Houthi di Yaman pada Senin 8 Januari 2018 mengklaim bahwa unit pertahanan udara mereka telah menembak jatuh sebuah pesawat tempur musuh milik Arab Saudi di ibukota Sanaa. Kantor berita Saba mengatakan jet tempur yang ditembak adalah F-15 milik koalisi pimpinan Arab Saudi.

Pada 21 Mei 2017 Yaman juga mengklaim pasukannya berhasil menembak jatuh sebuah jet tempur F-15 milik Arab Saudi. Namun beberapa sumber di Arab Saudi mengatakan pilot berhasil mendaratkan pesawat di sebuah pangkalan udara. Sementara kabar lain mengatakan pilot melontarkan diri dari pesawat ketika ada di wilayah udara Arab Saudi dan pesawat tersebut jatuh.

F-15 Arab Saudi

Tidak jelas juga sistem rudal apa yang digunakan untuk menjatuhkan jet tempur tersebut. Tetapi dilaporkan rudal permukaan ke udara yang beroperasi di wilayah Yaman adalah SA-7  “Strela” buatan Rusia. SA-7 adalah peluru kendali yang memiliki “zona membunuh” berkisar antara di ketinggian 15 dan 1.500 meter.

SA-7 sebenarnya sistem rudal yang sudah sangat tua. Sumber yang paling mungkin Yaman mendapatkan rudal ini adalah Bulgaria. Setelah pecahnya Uni Soviet negara ini menjual perangkat keras militer Rusia, termasuk SA-7, ke negara-negara di seluruh Timur Tengah.

Facebook Comments

Translate »