For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Siapa Sebenarnya Penemu Teknologi Siluman? Benarkah Pentagon Mencurinya?

F-22 Raptor
F-22 Raptor

Rahasia Paling Berharga

Dalam surat ke pengadilan 2013 lalu- Sekretaris Angkatan Udara Michael Donley kala itu menuduh Zoltek sedang berusaha membantu pemerintah asing untuk mengembangkan teknologi untuk melawan keunggulan dari teknologi F-22 siluman dan membantu mereka mengembangkan pesawat siluman mereka sendiri.

“Bagaimana siluman dicapai dalam pesawat ini dianggap salah satu rahasia Angkatan Udara yang paling berharga,” tulis Donley.

Informasi memungkinkan tetapi dengan aturan yang sangat ketat dan apa yang dipertanyakan saksi disebut meningkatkan risiko pengungkapan disengaja untuk orang yang tidak berwenang. “Mengingat nilai dan sifat rahasia Angkatan Udara relevan di sini, ini akan menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima ketika informasi harus dibuka.”

“Departemen Kehakiman sedang mengkaji pendapat tersebut,” kata Nicole Navas, juru bicara departemen, mengatakan dalam sebuah e-mail.

Dean Monco of Wood Phillips di Chicago, pengacara yang telah mewakili Zoltek mengatakan tidak ada cara untuk mengetahui bagaimana kasus ini akan berakhir seperti apa atau untuk berapa lama.

Ketika gugatan diajukan, Bill Clinton adalah presiden, Monco berusia 40 dan dua anaknya msaih berada di sekolah dasar. Anak-anak sekarang berusia 30-an dan istri Clinton, Hillary sedang berjalan untuk presiden. Sementara itu, Zoltek dibeli oleh Toray Industries Inc di Jepang dengan harga US$584 juta pada tahun 2014.

Monco, 65, menolak untuk menyalahkan baik pengacara pemerintah atau pengadilan karena penundaan yang begitu lama. Sebaliknya, dia mengatakan hal ini memiliki “banyak sekali isu-isu yang menarik.”

“Aku tidak tahu apakah aku ingin menghabiskan 20 tahun ke depan untuk berselisih dengan sisa isu yang menarik,” katanya sebagaimana dilaporkan Bloomberg Sabtu 20 Februari 2016.

 

 

Facebook Comments