8 Teknologi Yang Sedang Dikejar Pentagon Untuk Membangun Tentara Super

5.Tidak Perlu Tidur

Tidak semua binatang tidur dengan cara yang sama. DARPA ingin menemukan cara untuk membiarkan manusia tidur dengan hanya setengah dari otak mereka  seperti paus dan lumba-lumba atau bahkan melewatkan tidur untuk waktu yang lama seperti tikus ENU, sejenis tikus rekayasa genetika.

6.Telepati

Bagian dari proyek “Brain Machine Interface”  DARPA adalah pengembangan chip komputer yang lebih baik yang dapat terhubung langsung ke otak manusia melalui implan. Selain membiarkan tentara mengendalikan robot dengan pemikiran sendiri, ini akan memungkinkan pasukan untuk berkomunikasi melalui telepati.

Meski chip sudah semakin baik, proyek ini memiliki beberapa kritik. Salah satu cabang dari penelitian ini adalah kemampuan mengendalikan tikus dari jarak jauh melalui tiruan implan, dan beberapa ilmuwan pertahanan khawatir tentang risiko pasukan yang memiliki pikiran mereka diretas.

7.Pakaian Dalam Berenergi

Meski periset Harvard yang mengerjakannya lebih memilih istilah “exoskeleton lunak,” setelan robot yang didanai DARPA pada dasarnya adalah serangkaian otot kain yang dikenakan di bawah pakaian yang membantu pemakainya di setiap langkah atau gerakan. Hal ini mengurangi kelelahan dan meningkatkan kekuatan tanpa memerlukan sejumlah besar tenaga  yang membutuhkan exoskeletons ketat.

8.Sarung Tangan Cicak

Cicak menggunakan rambut mungil di kaki mereka untuk bisa merekat di permukaan pada tingkat molekuler. Meski proyek “Z-Man”  tidak akan memberi manusia kemampuan untuk merangkak di  langit-langit seperti tokek, sarung tangan dan sepatu panjat khusus ini  akan memungkinkan tentara untuk dengan mudah memanjat permukaan batu atau gedung pencakar langit tanpa peralatan lain.

Periset telah melakukan terobosan dan benar-benar dapat mendukung pria seberat 200 pon dengan prototipe saat ini.

Facebook Comments