Angkatan Darat Amerika Diperintahkan Bersiap Hadapi Korea Utara
James Mattis (kanan) dan Joint Chiefs Chairman Marine Jenderal Joseph Dunford/Aljazeera/Reuters

Angkatan Darat Amerika Diperintahkan Bersiap Hadapi Korea Utara

Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis mengatakan kepada Angkatan Darat untuk bersiap menghadapi kemungkinan perang dengan Korea Utara.

Berbicara di konvensi Association of the United States Army (AUSA)  di Washington, Senin 9 Oktober 2017 Mattis mengatakan bahwa pemerintah memang terus berupaya mendapat solusi damai terkait masalah nuklir Korea Utara. Namun dia mengatakan provokasi Korea Utara mengancam perdamaian regional dan bahkan global.

“Sekarang ini adalah langkah diplomatik yang memimpin dan ditopang dengan cara ekonomi untuk mengubah Korea Utara dari jalur ini,” kata Mattis.

“Apa yang akan terjadi di masa depan? Baik Anda atau saya tidak dapat mengatakannya, jadi ada satu hal yang bisa dilakukan Angkatan Darat Amerika Serikat, bahwa Anda harus siap untuk memastikan bahwa kita memiliki opsi militer yang dapat digunakan oleh presiden kita jika dibutuhkan. ”

Komentar tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan dengan Korea Utara, yang mengindikasikan akan melakukan lebih banyak uji coba rudal balistik.  Rezim pertapa tersebut juga telah mengancam untuk melakukan uji coba senjata nuklir di Pasifik.

Mattis yang juga pensiunan Jenderal Marinir ini juga mengatakan bagaimana kesalahan masa lalu yang dilakukan selama pertempuran adalah “sebuah pengingat bahwa kita harus menjadi brilian dalam dasar-dasar pemblokiran dan penanganan. Saat ini apa yang ingin kita lakukan adalah siap.”

Di bagian lain Mattis juga mengkritik Iran meski tanpa menyebut jelas nama negara tersebut. “Satu negara sponsor teror di Timur Tengah tidak dapat bersembunyi di balik status negara-bangsa sementara pada hakekatnya sebenarnya adalah rezim revolusioner yang tidak stabil,” katanya.

“Situasi internasional yang paling kompleks dan menuntut  telah saya lihat selama bertahun-tahun ketika saya di militer dan itu lebih dari empat dekade,” kata Mattis.