For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Gempa Terdeteksi di Dekat Lokasi Uji Nuklir Korea Utara

Sebuah aktivitas seismic atau gempa terdeteksi di dekat lokasi situs nuklir Punggye-ri Korea Utara. Belum diketahui apakah gempa diakibatkan uji coba nuklir.

Tanda pertama Pyongyang  melakukan uji coba nuklir biasanya aktivitas seismik. Korea Utara memiliki satu lokasi uji coba nuklir yang dikenal di Punggye-ri.

US Geological Survey mengatakan gempa berkekuatan 3,5 skala Richter terjadi Sabtu 23 September 2017 pada pukul 4:29 pagi waktu setempat. Pusat gempat ada di  22 kilometer timur laut Sungjibaegam, Korea Utara. Kedalaman gempa adalah 5 kilometer (3.1 mil).

“Kejadian ini terjadi di wilayah uji coba nuklir Korea Utara sebelumnya,” kata USGS. “Kami tidak dapat secara yakin bisa mengkonfirmasi saat ini sifatnya (alami atau buatan manusia) dari gempa tersebut.”

Organisasi Pelarangan Uji Coba Nuklir Komprehensif, sebuah kelompok pengawas yang bekerja untuk mengakhiri uji coba nuklir di seluruh dunia, mengatakan ada dua peristiwa seismik Sabtu di Korea Utara, yang tidak memiliki kekuatan besar. Yang lebih besar memiliki skala 3,4, yang menurut penilaian awal kelompok tersebut jauh lebih kecil daripada gempa akibat uji coba nuklir di tahun-tahun sebelumnya.

Analisis tersebut mengindikasikan gempa itu tidak karena faktor manusia. Pusat gempa juga berjarak sekitar 50 kilometer dari lokasi uji coba nuklir sebelumnya.

Dua pejabat Badan Meteorologi Korea Selatan mengatakan kepada CNN bahwa analisis mereka sejauh ini menunjukkan bahwa aktivitas seismik Sabtu di sekitar lokasi nuklir tidak disebabkan oleh ledakan atau keruntuhan situs.

“Kami menilai kecil kemungkinan bahwa itu disebabkan oleh reruntuhan,” kata Park Jong-shin, salah satu pejabat.

“Analisis kami menunjukkan bahwa itu adalah gempa bumi  alami. Namun, kami melakukan analisis lebih lanjut karena ada kekhawatiran bahwa ini mungkin adalah gempa buatan manusia.”

Pemerintah China mengatakan gempa itu berkekuatan 3,4 dan mencurigai gempa karena sebuah ledakan.

Facebook Comments