For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Dua Bom Amerika Ditemukan, 10.000 Warga Italia Mengungsi

Dalam operasi yang berbahaya dan kompleks, penyelam dari angkatan laut Italia akhirnya pulih dan meledakkan dua bom udara Amerika yang berasal dari Perang Dunia ke II.

Hampir 10.000 penduduk Italia harus dievakuasi saat dua bom udara Amerika yang berasal dari Perang Dunia ke II akhirnya diledakkan pada hari Minggu, 17 September. Peledakan ini menyusul operasi yang berbahaya dan kompleks.

Rumah tangga yang tinggal di radius 800 meter harus meninggalkan propertinya untuk mengizinkan anggota tim “Raiders and Divers” angkatan laut Italia untuk menonaktfikan peledak yang memiliki berat 454 kilogram ┬ádari sungai Adige, dekat dengan kota Verona.

Bom tersebut kemudian diserahkan ke ahli bahan peledak, yang meledakkan bom pertama sesaat setelah tengah hari, sementara yang kedua hancur lima jam kemudian.

Bo mini sendiri ditemukan di sungai yang ada di timur laut negara itu pada bulan April oleh penduduk setempat.

Penyelam kemudian mengkonfirmasi adanya dua bom beberapa hari kemudian, sebelum mengeluarkannya dan menguburnya lagi di perairan yang lebih dalam agar mereka dapat membuat rencana untuk pembersihan yang aman.

Khawatir karena posisinya yang dekat dengan permukiman yang pada dan ukuran bom, pihak berwenang setempat akhirnya membuat rencana untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Masih belum jelas berapa banyak bom Perang Dunia II yang masih terbengkalai di tanah Italia. Biasanya mereka ditemukan setelah hujan deras atau badai.

Sejak awal 2017, penyelam Angkatan Laut Italia telah menetralkan lebih dari 16.000 sisa bahan peledak dari pantai, sungai dan danau di negara itu.

Pada bulan Agustus, sebuah tim dipanggil untuk mengurus sebuah bom yang tidak meledak di dekat pantai di samping kota Taranto, di sudut tenggara negara tersebut.

Bom pesawat seberat 100-lb terlihat oleh seorang pengunjung pantai yang memperingatkan penjaga pantai setempat pada tanggal 26 Agustus.

Baca juga:

Bahkan Setelah Satu Abad, Bom Perang Dunia I Masih Jadi Hantu

Facebook Comments