Tornado Masih Tetap Menjadi Badai Menakutkan

tornado arab

Sejarah Terus Berlanjut 

Sebanyak tiga versi dari Tornado dikembangkan. Pesawat terakhir yang diproduksi meninggalkan pabrik pada 1998 menjadikan total produksi pesawat menjadi 992 Tornado.

Sampai hari ini, Tornado telah digunakan secara konstan oleh angkatan udara Jerman, Italia, dan Inggris. Tornado juga masih digunakan oleh Royal Saudi Air Force, yang merupakan satu-satunya operator ekspor Tornado di luar tiga negara pengembang.

Dari 992 pesawat yang diproduksi, lebih dari 300 Tornado masih dalam pelayanan hari ini. Ini tentu pretasi besar mengingat sudah 40 tahun pesawat itu terbang. Selain itu Tornado masih sejajar dengan pesawat-pesawat yang lebih baru bahkan menjadi pilihan utama untuk misi tempur.

“Upgrade dan program modernisasi telah direncanakan sampai tahun 2025 dan seterusnya,” kata Degel. “Selama itu adalah di udara, kita akan memastikan bahwa Tornado tetap salah satu pesawat paling kuat dan serbaguna di dunia.”

Persyaratan asli untuk Tornado adalah pesawat ini akan mampu melayani hingga 4.000 jam terbang. Dengan perkiraan 200 jam per tahun. Itu berarti umur Tornado sebenarnya hanya dirancang untuk 20 tahun pelayanan. Namun, saat pesawat tetap kompetitif di kelasnya dan banyak digunakan, hingga kemudian diputuskan untuk memperpanjang masa operasinya menjadi 8.000 jam atau dua kali lipat. Dan tampaknya itu akan ditambah lagi.

“Jerman berencana untuk menerbangkan Tornado lebih lama dari angkatan udara lainnya,” Degel mengungkapkan. “Itu sebabnya kami sekarang mempertimbangkan memberikan kualifikasi bahkan hingga 11.000 jam.”

Menurut rencana saat ini, sangat mungkin bahwa peran Tornado akan terus berlanjut hingga tahun 2030-an, mungkin total akan sampai 2040. Pada saat itu, pesawat sudah 70 tahun bekerja. Akhirnya pesawat akan diganti oleh generasi baru yang  saat ini sedang dipertimbangkan untuk dikembangkan di Eropa.

Baca juga:

Biar Tua, Inggris Masih Sangat Tergantung Pada Tornado

Facebook Comments