For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Tidak Kalah Hebat, Kenapa T-72 Kedodoran Lawan M1 Abram?

TES (AKHIR 1980-AN)
Dan Abrams menggunakan meriam 120mm
Dan Abrams menggunakan meriam 120mm

Setelah berakhirnya Perang Dingin dan runtuhnya Uni Soviet, banyak teknologi canggih diekspor ke negara-negara barat. Negara-negara seperti Kanada, Amerika Serikat, Inggris dan Jerman mendapat kesempatan untuk menguji hardware Soviet dan terkejut melihat hasilnya. Armor Soviet, terutama T-72 dan T-80 lebih baik dari yang diperkirakan.

  1. Tes Kanada melibatkan produsen amunisi yang mencoba untuk menjual berbagai amunisi baru terkejut melihat bahwa mereka sulit menembus baju besi frontal dari T-72M1 dan hanya 50% dari tembakan berhasil menembus lambung armor depan tank.
  2. Sementara tes Jerman yang melibatkan apa yang dianggap sebagai tank terbaik di dunia menembakkan amunisi terbaik terhadap T-72M1 juga hasilnya negatif. DM-33 Sabots hanya bisa menembus menara baju besi untuk tingkat tertentu dari jarak di bawah 1500m dan putaran HEAT tidak efektif pada turret dan hanya bisa menembus lambung armor, bukan baju besi frontal.
  3. Semua tembakan putaran 105mm tidak berguna melawan armor frontal dari T-72. Sekali lagi menarik, ini adalah Jerman T-72 dan Soviet selalu bersenjata tentara Jerman Timur dengan 2 terbaik yang mereka punya.
  4. Tes oleh Amerika melangkah lebih jauh, mereka menguji T-72A dan T-72B yang dilengkapi ERA dengan berbagai senjata dan hasilnya bahkan lebih mengejutkan. ERA Soviet dirancang untuk menahan Sabot serta putaran HEAT. Tank ini menahan putaran Sabot yang dipecat oleh M1 Abram, putaran GAU-8 30mm dari pesawat A-10 dan M230 dari AH-64 Apache. Bahkan rudal TOW digunakan.
  5. Kabarnya T-80U juga diuji oleh Amerika setelah Inggris dengan hasil tes  yang sama.
  6. Tes Rusia yang melibatkan T-80U dalam rentang waktu yang sama juga menegaskan hasil ini.

Hasil tes ini menjadikan anggapan bahwa tank Soviet mengalami inferioritas dalam baju besi telah hancur. Pengembangan ATGM baru seperti Javelin pun dimulai, bersama dengan sedikit perubahan dalam taktik. Hulu ledak tandem diperkenalkan ke banyak rudal yang ada, dan fitur serangan ditambahkan pada senjata baru yang dikembangkan untuk mengeksploitasi bagian terlemah dari baju besi tank ini.

NEXT: MEDAN PERTEMPURAN IRAK (2003)
Facebook Comments