For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

5 Program Pesawat Hebat Yang Akhirnya Dibatalkan

image004

3. Lavi Israel

Sampai perang enam hari tahun 1967, Angkatan Udara Israel masih diperkuat buatan Perancis. Namun, setelah perang, Prancis menolak untuk memberikan pesawat baru Mirage 5J kepada negara Yahudi tersebut. Israel sangat marah dan merasa dikhianati oleh Perancis.

Mereka kemudian mengakali Perancis dengan diam-diam mendapatkan cetak biru dari Mirage 5 dan membangun IAI Nesher dari cetak biru tersebut. Meskipun Israel mampu mengatasi rintangan, mereka segera menyadari bahwa tidak bisa selamanya mereka tergantung pada negara lain.

Oleh karena itu mereka menetapkan atas sebuah program untuk membangun sebuah pesawat kecil dan sangat bermanuver dan dilengkap;i dengan kemampuan elektronik tinggi.

Lahirnya prototipe pertama diresmikan pada tahun 1985. Pesawat ini mirip dengan F-16, yang sudah dalam pelayanan dengan Angkatan Udara Israel. Lavi menjadi versi yang lebih kecil dan F -16. Perbedaan utama antara F-16 dan Lavi adalah tata letak sayap.

Lavi memiliki tata letak sayap tailess canard-delta. Jadi mungkin pesawat ini adalah hasil kawin silang antar F-16 dan Gripen. Hal ini membuat pesawat tidak stabil, namun keberadaan quadruplex fly by wire berarti bahwa sebagian besar strain diambil dari pilot.

Meskipun Lavi awalnya dilengkapi dengan mesin turbofan GE404, pilot menemukan pesawat akan underpowered. Israel kemudian menarik keluar GE404 dan mengganti dengan nmesin turboafn PW1120.

Sementara untuk aerodinamis dari pesawat itu mengesankan. Yang menjadi aset terbesar Lavi adalah keadaan perangkat lunak dan elektronik. Kanan dari tata letak kokpit, untuk HUD, ke komputer misi, dalam hal ini pesawat itu cutting edge.

Meskipun hampir 40% dari program Lavi didanai oleh Amerika Serikat, Amerika kemudian mulai melarang ekspor teknologi yang mutakhir ke Israel karena mereka takut Lavi akan bersaing langsung untuk pesawat tempur Amerika seperti F-16, di pasar internasional.

Situasi semakin memburuk karena Israel mengalami depresi ekonomi besar-besaran pada musim semi tahun 1985, yang akhirnya terdengar lonceng kematian dari program Lavi.

Specifications

  • Crew: 1
  • Length: 14.57 m (47 ft 10 in)
  • Wingspan: 8.78 m (28 ft 10 in)
  • Height: 4.78 m (15 ft 8 in)
  • Wing area: 33.0 m² (355 ft²)
  • Powerplant: 1 × Pratt & Whitney PW1120 afterburning turbofan, 91.5 kN (20,600 lbf)
  • Maximum speed: 1,965 km/h / Mach 1.6 (1,220 mph)
  • Range: 3,700 km (2,300 mi)
  • Armament
  • 1 × 30 mm DEFA cannon
  • 7,260 kg (16,000 lb) of stores

 

4. ATLAS CARVER, TERPAKSA MUNCUL, TERPAKSA MATI

Facebook Comments