Masihkah M1 Abram Menjadi Tank Terbaik di Dunia?
M-1/Defense.gov

Masihkah M1 Abram Menjadi Tank Terbaik di Dunia?

Pada tahun 1990-an M1 Abram tak tersingkirkan oleh tembakan musuh. Meriam 120mm Abrams dengan mudah menghancurkan menara tank T-72 dalam Perang Teluk, sementara rudal anti-tank Rusia dan shell 125mm tidak bisa menembus baju besi tank Amerika ini. Bahkan, meriam Abram sendiri dilaporkan harhus berjuang keras untuk menembus armor depleted uranium Abram. Tank ini benar-benar tak tertandingi.

Sejak saat itu Abram telah terlibat dalam banyak perang, dan reputasinya tak terkalahkannya pun mulai terkikis. Selama invasi AS dan pendudukan Irak, beberapa tank tersingkir oleh bom rakitan atau IED besar serta RPG di baju besi belakang yang rentan.

Senjata rudal anti-tank canggih buatan Rusia seperti AT-14 Kornet juga menjadi malapetaka bagi Abram. Dalam konflik yang sedang berlangsung di Yaman dan Irak, puluhan Abram Saudi dan Irak telah dirusak oleh rudal tersebut.

Abrams juga belum pernah bertemu dengan tank modern.  Kendaraan lain seperti Leopard 2 Jerman, Challenger 2 Inggris, Leclerc Prancis, dan Israel Merkava 4 memiliki daya tembak dan tingkat perlindungan yang sama, meskipun tentu saja masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangan.

Namun, tidak satupun dari mereka yang mungkin pernah menembaki sebuah Abram, jadi mereka tidak jadi masalah. Selama beberapa dekade, calon lawan yang paling mengancam adalah tank T-90 Rusia yang memiliki kesempatan berjuang melawan Abram.

Tank baru Rusia T-14 Armata akhirnya juga menyajikan tantangan ke Abram.  Meski Abram masih tampaknya memiliki sedikit kelebihan di armor konvensional, Armata mengkompensasi dengan kombinasi armor peledak reaktif dan radar canggih Afganit Active Protection System (APS) yang dimaksudkan untuk menembak jatuh proyektil yang masuk.

Meriam baru 2A82 125mm juga telah meningkatkan penetrasi armor T-14, yang berarti armor frontal Abram mungkin rentan di rentang tempur yang lebih pendek di bawah  1.500 meter.

Meski masih bisa diperdebatkan tentang kemampuannya, kedua tank Rusia ini tidak bisa dianggap remeh Abram. Tidak ada lagi superior.

Hal lain yang juga harus diingat, Abram tidak digunakan untuk apa yang disebut perang kota pada tahun 90-an. Selama invasi AS dan pendudukan Irak, situasi berubah total. Abram harus menghabiskan biaya besar untuk bisa operasi militer di medan kota dengan memasang Tank Urban Survival Kit (TUSK) dengan sejumlah upgrade untuk mengatasi penyergapan potensial dari segala arah.

NEXT: MEMPERBAIKI DIRI