For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Gripen E Suksesor F-5E Tiger

5l-image   Gripen E adalah versi yang disempurnakan dari pesawat multi-peran Gripen C / D . Pesawat tempur baru yang produksi perdananya baru direncanakan pada 2018 dan akan menggantikan F – 5E / F Tiger milik Angkatan Udara Swiss.
Saab, perusahaan yang ditunguk melakukan modifikasi dan pekerjaan konstruksi terkait untuk Gripen E dengan memanfaatkan komponen yang disediakan oleh perusahaan Swiss . Saab memulai pembangunan pra – produksi Gripen E pada bulan Juli 2013. Pekerjaan konstruksi awal melibatkan perakitan badan pesawat bagian depan pesawat, sedangkan payload pemasangan karya akan dilakukan oleh RAUG .2l-image
Peralatan baru untuk diintegrasikan ke dalam Gripen E diuji dan terbukti dalam demonstrasi. Gripen 39-7 E / F telah uji terbang lebih dari 250 jam di Swedia , Inggris , India dan Swiss sejak 2008.
Gripen E memiliki panjang keseluruhan 15.2m lebar sayap 8.6M , dan berat lepas landas maksimum 16.500 kg . Kecepatan maksimum pesawat adalah Mach 2 di ketinggian tinggi, sedangkan kecepatan di ketinggian rendah adalah 1.400 km / jam .
Satu pesawat seater memiliki sepuluh stasiun pylon yang memungkinkan untuk membawa pod pengintaian , senjata dan tangki bahan bakar eksternal.
1l-imageGripen multirole pesawat tempur yang dikembangkan oleh Saab pertama kali diterbangkan pada bulan Desember 1988 dan memasuki layanan operasional dengan Angkatan Udara Swedia pada tahun 1997 .
The Gripen E memiliki kokpit digital dengan tiga display multi-fungsi besar ( MFD ) termasuk beberapa layar 3D. Kokpit ini juga dilengkapi dengan hands- on- throttle – dan -stick ( HOTAS ).
4l-imageUntuk senjata Gripen E dilengkapi dengan rudal udara – ke-udara IRIS-T termasuk inframerah, serta dan rudal Meteor ( BVRAAM ). Pesawat ini juga memiliki fleksibilitas untuk dipasang dengan Sidewinder dan A – Darter rudal untuk menggantikan IRIS – T , dan Advanced Menengah Range Air – to- Air Missile ( AMRAAM ) rudal untuk menggantikan Meteor. Untuk mesin, Gripen E akan didorong oleh General Electric

 

 

Indonesia sebenarnya negeri yang hebat luar biasa. Kenapa sekarang justru sering dianggap lemah dan diremehkan. Bahkan oleh negara kecil macam Singapura.  baca di

http://earningloot.biz/?reflink=amiruddin

 

Facebook Comments

Comments are closed.