For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Foto-foto Militer Spektakuler (3)

F/A-18E Super Hornet Navy AL Amerika bersiap take off dari kapal induk USS George Washington selama Talisman Sabre 2011. Pesawat ini akan melakukan patroli di atas Laut Coral pada 18 Juli 2011. Talisman Sabre adalah latihan bersama yang digelar militer Amerika dan Australia(U.S. Navy photo by Seaman Adam K. Thomas)
F/A-18E Super Hornet Navy AL Amerika bersiap take off dari kapal induk USS George Washington selama Talisman Sabre 2011. Pesawat ini akan melakukan patroli di atas Laut Coral pada 18 Juli 2011. Talisman Sabre adalah latihan bersama yang digelar militer Amerika dan Australia(U.S. Navy photo by Seaman Adam K. Thomas)
Sebuah F/A-18F Super Hornet mengeluarkan awan saat terbang demonstrasi USS dari USS Enterprise di Laut Atlantik 14 Juli 2011 dalam perjalanan pulang ke Norfolk setelah enam bulan bertugas (U.S. Navy photo by Petty Officer 2nd Class Aaron Chase)
Sebuah F/A-18F Super Hornet mengeluarkan awan saat terbang demonstrasi USS dari USS Enterprise di Laut Atlantik 14 Juli 2011 dalam perjalanan pulang ke Norfolk setelah enam bulan bertugas (U.S. Navy photo by Petty Officer 2nd Class Aaron Chase)
Peswawat  KC-135 Stratotanker mengisi bahan bakar kepada F-15 Eagle di atas Laut Pasifik Saat Red Flag-Alaska  28 April 2011.  Pilot F-15 berasal dari Skadron Tempur ke-44 yang berpangkalan di Kadena,Jepang. Sedang Kru KC-135 bagian dariWing Pengisi Bahan Bakar ke 92 yang berbasis di Washington Amerika (Air Force photo by Staff Sgt. Miguel)
Peswawat KC-135 Stratotanker mengisi bahan bakar kepada F-15 Eagle di atas Laut Pasifik Saat Red Flag-Alaska 28 April 2011. Pilot F-15 berasal dari Skadron Tempur ke-44 yang berpangkalan di Kadena,Jepang. Sedang Kru KC-135 bagian dariWing Pengisi Bahan Bakar ke 92 yang berbasis di Washington Amerika (Air Force photo by Staff Sgt. Miguel)
Helikopter transport CH-46 Sea Knight mengevakuasi pasukan selama latihan combat 4 Mei 2011 di pangkalan mereka Pendleton,Calif. Mereka melakukan latihan bersama Bataliyon 11 combat Logistik (U.S. Marine Corps photo by Lance Cpl. Ryan Carpenter )
Helikopter transport CH-46 Sea Knight mengevakuasi pasukan selama latihan combat 4 Mei 2011 di pangkalan mereka Pendleton,Calif. Mereka melakukan latihan bersama Bataliyon 11 combat Logistik (U.S. Marine Corps photo by Lance Cpl. Ryan Carpenter )
Pilot Angkatan Udara AS Aaron Jelinek (bawah) dan J.R. Williams melakukan atraksi manuver yang berbahaya di Puerto Rico Air Show , Ceiba, Puerto Rico, 3 April2011. Jelinek and Williams bagian dari Air Force Thunderbirds, sebuah tim demonstrasi terbang AU Amerika (Air Force photo by Staff Sgt. Larry E. Reid Jr)
Pilot Angkatan Udara AS Aaron Jelinek (bawah) dan J.R. Williams melakukan atraksi manuver yang berbahaya di Puerto Rico Air Show , Ceiba, Puerto Rico, 3 April2011. Jelinek and Williams bagian dari Air Force Thunderbirds, sebuah tim demonstrasi terbang AU Amerika (Air Force photo by Staff Sgt. Larry E. Reid Jr)
F-15E Strike Eagle milik angkatan udara Amerika menyebarkan flare selama misi latihan di atas North Corolina 17 Desember 2010. Pesawat ini bagian dari Skadron Tempur ke335 Amerika (U.S. Air Force photo by Staff Sgt. Michael B. Keller)
F-15E Strike Eagle milik angkatan udara Amerika menyebarkan flare selama misi latihan di atas North Corolina 17 Desember 2010. Pesawat ini bagian dari Skadron Tempur ke335 Amerika (U.S. Air Force photo by Staff Sgt. Michael B. Keller)
Penerjun payung melompat dari C-17 Globemaster III selama latihan bersama, di Fort Bragg, NC 18 Desember 2008.  Latihan meningkatkan kekompakan antara bagian yang memungkinkan kesempatan untuk memindahkan alat berat skala besar dan  pasukan. Pasukan payung ditugaskan ke Divisi Airborne ke-82. (U.S. Air Force Staff Sgt. Joshua DeMott)
Penerjun payung melompat dari C-17 Globemaster III selama latihan bersama, di Fort Bragg, NC 18 Desember 2008. Latihan meningkatkan kekompakan antara bagian yang memungkinkan kesempatan untuk memindahkan alat berat skala besar dan
pasukan. Pasukan payung ditugaskan ke Divisi Airborne ke-82. (U.S. Air Force Staff Sgt. Joshua DeMott)
F-16 Fighting Falcon AU Amerika mengisi bahan bakar dari pesawat KC-10 di dekat pangkalan Azraq Yordania 20 Oktober 2010. F-16 ini merupakan bagian dari Skadron Tempur ke-77 yang berpangkalan di Shaw Air Force Base SC. Sementara KC-10 berasal dari Skadron pengisian bahan bakar ke-2 yang berpangkalan di McGuire, N.J. U.S. (Air Force photo by Staff Sgt. Eric Harris)
F-16 Fighting Falcon AU Amerika mengisi bahan bakar dari pesawat KC-10 di dekat pangkalan Azraq Yordania 20 Oktober 2010. F-16 ini merupakan bagian dari Skadron Tempur ke-77 yang berpangkalan di Shaw Air Force Base SC. Sementara KC-10 berasal dari Skadron pengisian bahan bakar ke-2 yang berpangkalan di McGuire, N.J. U.S. (Air Force photo by Staff Sgt. Eric Harris)
 F-15E Strike Eagle Angkatan Udara Amerika Serikat dengan cahaya matahari senja di Mountain Home Air Force Base, Idaho,  Dec. 6, 2010. Pesawat ini menjadi bagian dari Skadron Tempur ke-391 dan 389 yang memiliki kemampuan terbang avionic memiliki kemampuan sistem elektronik dan bisa terbang dalam segala cuaca.(U.S. Air Force photo by Senior Airman Debbie Lockhart
F-15E Strike Eagle Angkatan Udara Amerika Serikat dengan cahaya matahari senja di Mountain Home Air Force Base, Idaho, Dec. 6, 2010. Pesawat ini menjadi bagian dari Skadron Tempur ke-391 dan 389 yang memiliki kemampuan terbang avionic memiliki kemampuan sistem elektronik dan bisa terbang dalam segala cuaca.(U.S. Air Force photo by Senior Airman Debbie Lockhart

 

Sumber foto: defense.gov (laman departemen pertahanan AS)

Indonesia sebenarnya negeri yang hebat luar biasa. Kenapa sekarang justru sering dianggap lemah dan diremehkan. Bahkan oleh negara kecil macam Singapura. Coba baca tulisan ini. Tak ada salahnya untuk like/share via FB bentuk langkah kecil untuk mengembalikan kepercayaan diri sebagai sebuah bangsa

http://writing-contest.bisnis.com/artikel/read/20140401/372/213241/maaf-indonesia-tak-butuh-presiden-direktur

Facebook Comments

Comments are closed.

error: Content is protected !!