Presiden Amerika Donald Trump tidak meminta Pentagon untuk mengurangi jumlah pasukan yang ditempatkan di Korea Selatan.
Hal ini disampaikan Penasihat Keamanan Nasional Amerika John Bolton membantah kabar yang beredar di media.
“Tulisan New York Times adalah omong kosong. Presiden belum meminta Pentagon untuk memberikan opsi mengurangi pasukan Amerika yang ditempatkan di Korea Selatan,” kata Bolton Jumat 4 Mei 2018.
Pernyataan itu muncul setelah sebelumnya pada hari itu, New York Times melaporkan bahwa sumbernya telah mengakui kesepakatan damai akan mengurangi kebutuhan Amerika untuk mempertahankan kekuatan 28.500 personel di semenanjung itu.
Sebelumnya, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan bahwa kehadiran pasukan Amerika di Korea Selatan adalah “masalah bagi aliansi Korea Selatan-AS,” dan menolak kemungkinan penarikan pasukan Amerika yang ditempatkan di negara terkait penandatanganan perdamaian perjanjian dengan Korea Utara, yang secara resmi akan mengakhiri Perang Korea 1950-1953.
Trump diperkirakan akan mengadakan pertemuan puncak dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dalam tiga hingga empat minggu ke depan untuk mencapai kesepakatan denuklirisasi semenanjung Korea.

