Tiga orang tewas sementara satu lainnya terluka saat sebuah helikopter UH-1D Huey militer Filipina jatuh saat pelatihan operasi penyelamatan di Tanay, Rizal, Kamis 4 Mei 2017.
Letnan Xy-zon Meneses, juru bicara Divisi Infanteri ke-2 Angkatan Darat Filipina, mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 3 sore. Meneses mengatakan helikopter digunakan untuk latihan misi penyelamatan udara
Juru bicara Angkatan Udara Kolonel Antonio Francisco mengatakan semua helikopter UH-1D telah diperintahkan untuk diperiksa sambil menunggu penyelidikan mengenai penyebab kejadian tersebut.
“Itu bagian dari prosedur operasi standar sampai kita selesaikan penyelidikan, kita cari tahu penyebabnya,” katanya. “Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat terbang.”
Pesawat naas tersebut merupakan satu dari tujuh UH-1D yang telah diperbaharui dan diperoleh dari Rice Aircraft Services beberapa tahun yang lalu sebagai bagian dari program modernisasi Angkatan Udara Filipina. Pembelian helikopter ini memunculkan kontroversi karena diselimuti dengan isu suap.
Helikopter yang jatuh pada hari Kamis adalah helikopter UH-1D kedua yang diperoleh dari Rice. Pada bulan November 2015, salah satu pesawat jatuh di Sarangani, melukai dua pilot dan tujuh personil lainnya.

