Bangladesh Cari Jet Tempur Canggih, Apakah Su-35?
TASS

Bangladesh Cari Jet Tempur Canggih, Apakah Su-35?

Departemen Pertahanan Bangladesh secara resmi telah merilis sejumlah persyaratan untuk jet tempur baru yang akan mereka beli untuk Angkatan Udara negara tersebut. Mereka akan membeli delapan jet tempur ditambah pilihan menambah empat pesawat lagi.

Jet tempur yang mereka cari adalah pesawat mesin ganda. Dengan persyaratan ini maka JF-17 Pakistan, Gripen, F-16 dan Tejas sudah tersingkir sejak awal karena mereka adalah pesawat tempur mesin tunggal.

Persyaratan lain adalah pesawat harus memiliki kemampuan multirole seperti pertempuran udara, serangan darat dan operasi maritime. Quwa melaporkan Rabu 1 Maret 2017 sesuai kebutuhan Angkatan Udara Bangladesh, pesawat tempur harus dibangun lebih awal dari penandatananan kontrak, artinya bukan pesawat yang masih dalam uji coba dan belum masuk produksi.

Pesawat harus menggunakan dua mesin dengan   masing-masing menyedakan kekuatan setidaknya  5.500 kg dalam daya dorong kering dan  lebih dari 8.000 kg dengan afterburn.  Pesawat harus memiliki delapan cantelan eksternal dan playload minimal 5.000 kg.

Pemerintah Bangladesh juga ingin pesawat tempur mereka telah memiliki radar electronically-scanned array (AESA) dengan kisaran udara ke udara dan udara ke permukaan masing-masing 150 dan 50 km.

Tidak itu saja pesawat juga harus dilengkapi dengan suite integrated electronic warfare (EW) dan  electronic countermeasures (ECCM); infrared search and track (IRST) system dengan kemampuan penargetan minimal 50 km; helmet-mounted display and sight (HMD/S) system with cueing; head-up display (HUD) and modern glass cockpit.

Pesawat akan disampaikan dalam dua batch, dengan masing-masing terdiri dari empat pesawat. Batch kedua harus disampaikan 18-24 bulan setelah yang pertama.

Dengan melihat persyaratan ini ada sejumlah jet tempur yang berpotensi untuk bersaing. Mereka adalah   Su-35, MiG-35 dan Su-30SM dari Rusia, F/A-18 dan F-15 dari Amerika, Rafale dari Prancis serta Eurofighter Typhoon. Tetapi dengan melihat geopolitik Bangladesh, sepertinya sulit bagi mereka untuk mendapatkan jet tempur buatan Amerika dan Eropa.

Jadi jet tempur Rusia akan memiliki peluang besar. Apakah Su-35? Mungkin terlalu mahal untuk Bangladesh. Bisa jadi MiG-35 yang segera masuk produksi akan mampu mencuri pasar.