Foto ini diambil ketika destroyer USS Zumwalt (DDG 1000) melakukan manuver di Samudera Atlantik pada 21 April 2016. Setelah periode sertifikasi kru dan upacara commissioning di Baltimore Oktober, Zumwalt transit ke pangkalannya di San Diego untuk bersiap melakukan uji aktivasi sistem dan penembakan rudal.
DDG 1000 adalah kapal pertama dari perusak kelas Zumwalt, kapal tempur permukaan generasi baru yang digunakan untuk misi serangan darat dan dominasi pesisir.
USS Zumwalt akan menjadi kapal perusak paling canggih sekaligus terbesar yang pernah dibangun oleh US Navy. Desain radikal dimaksudkan untuk membuat kapal mampu menerjang air dengan kru minimal tetapi tetap masih memiliki kemampuan tempur tinggi.
Pertama kali program pembangunan kapal ini diluncurkan pada era Presiden Bill Clinton yang pada tahun 2000 memutuskan untuk membangun 23 kapal. Tetapi US Navy memotong pesanan hanya menjadi tiga saja. Perkiraan anggaran untuk tiga kapal adalah US$22,5 miliar tetapi kemudian membengkak menjadi US$ 4,4 miliar.
Kapal ini didukung oleh dua mesin turbin gas Rolls-Royce Trent Marine-30 yang memungkinkan kapal untuk mencapai kecepatan di atas 30 knot. Deckhouse ini dilengkapi dengan kontrol otomatisasi dan sistem paling canggih yang memungkinkan kapal perang untuk beroperasi dengan ukuran awak hanya 148 orang.
Penurunan jumlah kru ini tidak menurunkan tingkat kemampuan. Kapal ini dipersenjatai dengan dua senapan dek yang dapat mampu menembakkan proyektil dengan jarak lebih dari 60 mil ke arah target. Amunisi dipandu, yang berarti bahwa mereka dapat dikoreksi arahnya di tengah penerbangan untuk memastikan akurasi yang lebih baik.
Baca juga:
Destroyer Kelas Zumwalt Amerika vs Battlecruiser Rusia: Menang Siapa?

