Sebuah jet tempur Eurofighter Typhoon berhasil menyelesaikan rudal jarak jauh MBDA Storm Shadow. Keberhasilan ini diumumkan pada 9 November 2015 di ajang Dubai Air Show.
Uji coba dilakukan pada bulan November 2015 di area uji Aberporth di Inggris, didukung Alenia Aermacchi, BAE Systems, desainer dan produsen rudal MBDA, serta spesialis uji dari QinetiQ. “Integrasi rudal dengan sistem pesawat berhasil,” kata Paul Smith, Typhoon capability manager Eurofighter.
Storm Shadow adalah rudal jarak jauh presisi tinggi untuk target udara ke darat. Selama ini rudal yang diakui sebagai rudal paling canggih itu baru bisa dibawa oleh Panavia Tornado. Kemampuan ini akan menjadi modal penting bagi Typhoon untuk meraih pasar internasional setelah sebelumnya juga disepakati untuk menginstal radar AESA di pesawat yang dibuat konsorsium Eropa tersebut.
Arab Saudi dan Oman adalah negara di Teluk yang sudah menggunakan pesawat ini. Sementara Kuwait mengatakan pada September itu bermaksud untuk memesan 28 jet tersebut dalam kesepakatan dengan pemerintah Italia. Sementara itu Bahrain juga menjadi kandidat paling mungkin untuk mengakuisi pesawat ini.
Sebelumnya Typhoon juga telah dilengkapi dengan rudal presisi dipandu Raytheon Paveway, termasuk Paveway IV terbaru yang telah diakuisi oleh jet Inggris dan Arab.
Penambahan Storm Shadow adalah bagian dari apa yang dikenal sebagai Phase 2 Enhancement Capability Update (P2E) yang juga mencakup integrasi dari rudal udara ke udara di luar jangkauan visual Meteor yang dikembangkan oleh MBDA untuk Typhoon dan jet tempur Eropa lainnya. Uji penembakan Meteor oleh Typhoon akan segera dilakukan dengan rencana masuk layanan pada 2017.


