
Argentina menandatangani kontrak pembelian 14 pesawat tempur Kfir Blok 60 buatan Israel Aerospace Industries yang telah berada dalam penyimpanan selama dua dekade.
IAI telah menawarkan versi Blok 60 dari desain Kfir yang telah berumur sekitar 40 tahun, didukung dengan mesin GE Aviation J79. Perusahaan mengatakan mesin yang akan diberikan dalam kondisi “nol jam” setelah perbaikan lengkap, dengan penggantian diperlukan setelah 1.600 jam terbang.
Pesawat tempur upgrade juga akan dilengkapi radar Active Electronically Scaned Array (AESA) Elta EL / M-2032 dan menggunakan arsitektur avionik terbuka yang akan memungkinkan pelanggan untuk menginstal sistem lain. Elta mengatakan sensor yang dipasang memberikan semua aspek yakni untuk kinerja down shoot-down, dan akan mendukung misi udara ke udara dan serangan simultan, dengan kemampuan untuk melacak hingga 64 target.
Database Flightglobal’s Fleets Analyzer mencatat angkatan udara Argentina saat ini mengoperasikan 37 jet tempur gabungan dari Dassault Mirage III dan Mirage 5, Douglas A-4 dan IAI Nesher.
Saat ini Kfir juga dioperasionalkan Kolombia, Ekuador dan Sri Lanka. Angkatan udara Kolombia telah ditingkatkan model C10 dan C12 untuk ditingkatkan dengan standar IAI, termasuk radar AESA dan Rafael LITENING targeting pod. Kokpit dilengkapi dengan head-up display dan layar multi-fungsi, sedangkan tipe ini juga mampu mengisi bahan bakar di udara.

