Inilah Alasan Kenapa S-300 Iran Bisa Mengubah Kekuatan Timur Tengah
Sistem rudal S-300

Inilah Alasan Kenapa S-300 Iran Bisa Mengubah Kekuatan Timur Tengah

s-300

 

Rusia hampir dipastikan akan menjual Iran salah satu sistem pertahanan udara yang paling canggih di dunia. Dan yang menimbulkan potensi mengubah keseimbangan kekuasaan di Timur Tengah secara radikal.

”Jika kesepakatan berjalan dan Moskow memang menindaklanjuti penjualan S-300 sistem pertahanan udara ke Teheran, Iran bisa mengganggu lalu lintas udara di luar perbatasannya sekaligus melindungi situs nuklirnya dari serangan preemptive,” Patrick Megahan dan Behnam Ben Taleblu seperti dikutip The Hill.

Ada beberapa varian S-300, dan tidak ada jaminan seperti model apa yang akan dikirim Moskow ke Teheran. Rusia sebelumnya telah sepakat untuk menjual Iran sistem S-300 PMU1 pada tahun 2007. Model peluncur memiliki jangkauan sekitar 93 mil, dapat menembak beberapa sasaran, dan pesawat bisa ditembak jatuh pada ketinggian 90.000 kaki. Selain itu, satelit yang terkait dengan S-300 dapat melacak target udara hingga 150 mil jauhnya.

Kisaran dan kemampuan ini memungkinkan Iran untuk mendeteksi dan menembak sasaran jauh di luar perbatasannya sendiri. “Jika baterai S-300 ditempatkan di pantai selatan Iran, Teheran cepat bisa mendeteksi pesawat Amerika atau bersekutu yang lepas landas dari pangkalan lokal,” catatan Hill. “Tidak hanya akan pesawat tempur yang paling modern rentan terhadap deteksi dan keterlibatan jauh sebelum mencapai pantai Iran, S-300 akan memungkinkan Iran memiliki kekuatan ofensif di luar wilayah udara, yang dapat menembak pesawat di atas negara-negara tetangga.”

Kemampuan ini dapat memungkinkan Iran untuk melacak penerbangan militer AS-sekutu, serta perusahaan penerbangan sipil, seluruh Teluk Persia. Misalnya, Bandara Internasional Bahrain dan Amerika Naval Base di Bahrain berada dalam jangkauan pelacakan S-300 jika mereka ditempatkan di sepanjang pantai selatan Iran.

S-300 juga akan memungkinkan Iran untuk membuat sebuah cincin pertahanan yang tangguh di sekitar situs nuklirnya. Pertahanan udara Iran akan hampir tak tertembus oleh semua pesawat AS bahkan yang paling canggih.

Dengan sistem ini maka Iran bisa mengurangi ancaman tindakan militer terhadap Teheran jika mereka melakukan pelanggaran dalam perjanjian nuklir.

S-300 juga membuat Iran mampu menghadapi serangan dan sebaliknya menyerang Israel dan negara sekitar yang tidak memiliki kemampuan jet tempur siluman.

Dengan kata lain, ”Iran, dengan S-300, dapat melakukan apa yang mereka inginkan tanpa takut serangan dari siapa pun termasuk dari AS, “kata seorang komandan senior Angkatan Udara sebagaimana dikutip The Daily Beast.

Pada dasarnya, keberadaan S-300 akan membuat setiap tindakan militer terhadap Iran sangat sulit dan mahal – bahkan untuk Militer AS. Sebagai sistem yang mobile, AS akan kesulitan menargetkan sistem itu. Sementara jet non-siluman juga tidak akan dapat beroperasi dengan aman di atas Iran.