Kremlin Fokus pada Dugaan AS Akan Tempatkan Rudal di Eropa

Kremlin Fokus pada Dugaan AS Akan Tempatkan Rudal di Eropa

patriot

Moskow memberi banyak perhatian terkait laporan pers AS tentang kemungkinan penyebaran rudal nuklir Washington yang dapat mengancam potensi nuklir Rusia.

Namun Rusia akan menganalisis sebelum membuat penilaian apapun, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Jumat .

“Tentu saja, kita memperhatikan laporan pers. Pertama kita perlu menganalisis laporan-laporan ini, sebelum kami memberikan jenis penilaian, tapi kami memberi banyak perhatian pada laporan tersebut, “Peskov kepada wartawan sebagaimana dikutip Ria Novosti.

Laporan media sebelumnya menyebutkan Amerika Serikat sedang memikirkan menyebarkan sistem rudal ke Eropa sebagai bagian dari penumpukan militer di benua tersebut guna menanggapi ancaman Rusia. AS menuduh Moskow  melanggar perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) atau perjanjian nuklir jarak menengah.

Juli lalu, Amerika Serikat secara resmi menyatakan Moskow diyakni melanggar INF. Rusia diduga menguji rudal balistik peluncuran darat yang memiliki jangkauan antara 500 dan 5.500 kilometer. Jenis senjata nuklir dan konvensional dilarang oleh perjanjian yang ditandatangani oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat pada tahun 1987.

Rusia telah membantah tuduhan itu dan balik menuding AS yang melanggar perjanjian.

Pada bulan Februari, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengecam Washington karena melanggar perjanjian INF, mengatakan Amerika Serikat berencana untuk mengerahkan rudal jenis dilarang oleh perjanjian bilateral sebagai bagian dari perisai anti-rudal global.

Washington bertujuan memperluas kehadiran pasukan AS dan meningkatkan latihan perang di Eropa di bawah bendera Operasi Atlantic Resolve, diluncurkan pada 2014. Kampanye AS dilakukan dengan dalih melindungi mitra Eropa Washington, terutama di Eropa Timur, dari ancaman Rusia. Moskow telah berulang kali membantah telah terlibat dalam konflik di Ukraina.