AS Khawatir Ada Nuklir di Crimea
Su-27 yang dikirim Rusia ke Crimea

AS Khawatir Ada Nuklir di Crimea

krimea map

WASHINGTON: Amerika Serikat dan Eropa tak henti-hentinya menekan Rusia. Kali ini dengan pernyataan Pemerintah AS yang khawatir tentang penggunaan senjata nuklir di Crimea.

Wakil Menlu AS untuk Keamanan Internasional, Gottemoeller mengatakan hal tersebut di depan Kongres. “Kami sangat, sangat waspada atas laporan yang telah dibuat oleh para ahli tentang pergerakan Rusia menggelar pesawat, sistem rudal yang juga bisa menjadi kemampuan ganda (nuklir),” kata Gottemoeller Rabu (10/12/2014).

Setelah sidang, Gottemoeller dikonfirmasi Sputnik bahwa pemerintah AS memiliki kekhawatiran yang tentang pergerakan senjata nuklir yang cukup berbahaya di Crimea. Departemen Luar Negeri telah menyatakan keprihatinan kepada pimpinan Rusia mengenai pilihan memperkenalkan kembali senjata nuklir ke Krimea, kata Gottemoeller.

Beberapa anggota Kongres pada Subkomite Pasukan Strategis meminta saksi dari Departemen Luar Negeri dan Departemen Pertahanan untuk mengkonfirmasi atau menyangkal gerakan senjata nuklir tersebut.

Wakil Menteri Pertahanan untuk Kebijakan, Brian McKeon ketika ditanya apakah ia menyadari laporan open-source senjata nuklir dipindahkan ke Crimea dan menyatakan bahwa departemen “menahan diri dari menggunakan laporan open source,” menambahkan bahwa ia tidak melihat bukti. Ketika ditekan tentang rincian, apakah atau tidak Rusia sedang mengembangkan senjata nuklir baru. McKeon meminta menjawab hal itu dalam sesi tertutup. Subkomite Pertahanan Kongres pun memutuskan mengadakan sidang tertutup di kemudian hari.

Tuduhan gerakan rudal yang mampu nuklir ke Krimea muncul pada bulan November, berdasarkan laporan oleh NATO. Kementerian Pertahanan Rusia membantah klaim, menyatakan bahwa ada “tidak ada fakta” di balik tuduhan NATO. (REY)

Sumber: Sputnik