For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

Siapa Cepat Dia Dapat, Boeing 747 Eks Air Force One Jepang Dijual Murah

Anda sedang mencari pesawat bekas berukuran besar dan terawat baik untuk digunakan sendiri? Ada sebuah penawaran istimewa. Sebuah jet VIP 747-400 dalam kondisi istimewa yang ditawarkan di pasar pesawat bekas.

Selain masih cukup bagus, pesawat ini memiliki sejarah spesial karena pernah menerbangkan Perdana Menteri dan Kaisar Jepang selama hampir tiga dekade dalam perannya sebagai Air Force One Angkatan Udara Jepang.

Jet jumbo GE CF6 istimewa ini dibangun pada tahun 1991 dan memiliki jam yang sangat rendah mengingat usianya yakni hanya 16.332 jam waktu penerbangan dan 13.569 pendaratan. Sebagian besar jam penerbangan bahkan kebanyakan merupakan penerbangan pelatihan singkat karena para awak yang mengoperasikannya harus tetap mengikuti perkembangan terbaru.

Japan Airlines Co. dengan cermat memelihara pesawat di bawah kontrak selama bertahun-tahun. Pesawat telah dipertahankan dengan standar setinggi mungkin. Pesawat dilengkapi dengan kamar tidur, kamar mandi, kantor dan area lounge.

Di luar modifikasi itu, pesawat ini memiliki interior yang berselera tinggi. Pesawat lebih merupakan perpaduan tempat duduk kelas pertama dan bisnis, area kerja, area untuk konferensi pers dalam penerbangan, dan area kantor.

Sebagaimana dilaporkan War Zone Selasa (13/08/2019), pesawat yang dijual ini adalah salah satu dari dua 747-400 yang melayani pejabat tertinggi pemerintah Jepang dan sering terbang bersama dalam perjalanan internasional tingkat tinggi. Keduanya sudah pensiun dan diganti dengan Boeing 777-300ER baru, yang pertama dikirim musim panas lalu dan baru mulai beroperasi pada bulan April 2019. 777-300ER kedua dijadwalkan untuk pengiriman Desember ini.

Asahi.com pernah membuat diskripsi tentang tentang interior pesawat ketika masih digunakan.  Disebutkan bagian paling belakang adalah area penumpang reguler untuk wartawan dan staf pemerintah yang menyertainya.

Kursi sedikit lebih besar dari pada pesawat komersial biasa, dan area memiliki konfigurasi dua kursi di setiap sisi jendela dan empat kursi di tengah. Tiga kursi besar yang menghadap ke belakang ditempatkan di podium di depan kursi. Mikrofon juga dipasang untuk konferensi berita.

Bergerak lebih jauh ke depan, ada bagian untuk pejabat senior dan personel lain yang menyertai misi, yang setara dengan tempat duduk kelas bisnis. Lebih jauh lagi, ada area kesekretariatan dengan 11 kursi. Anggota Special Airlift Group yang tidak memiliki tugas selama penerbangan mengambil kursi di tingkat atas, yang merupakan karakteristik dari tata letak jet jumbo.

Lebih jauh ke depan di tingkat bawah,  ada ruang VIP. Namun Kementerian Pertahanan tidak mengungkapkan rinciannya dengan alasan keamanan.

Dua pesawat kepresidenan Jepang yang sudah dipensiun

Pesawat yang dijual ini telah digunakan 14 Perdana Menteri selama 28 tahun berkarier. Dengan harga yang ditawarkan US$28 juta  atau sekitar Rp400 miliar itu sedikit lebih mahal dibandingkan harga jet pribadi menengah Challenger 650.

Mempertimbangkan penggunaannya yang relatif rendah dan kondisi orisinel serta sejarahnya, ini adalah harga yang murah. Jadi segeralah. Siapa cepat dia dapat

Facebook Comments